You are on page 1of 68

PERAN DAN TUGAS POKOK

LEMBAGA KESEHATAN KELAUTAN


(LAKESLA)
Drs. Med. R. RIJADI S., Phys

1
KESEHATAN PENYELAMAN

KESEHATAN HIPERBARIK

2
AKTIVITAS PENYELAMAN

KECELAKAAN

KESEHATAN PENYELAMAN

3
TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK
(TOHB)
TINDAKAN PENGOBATAN DIMANA PASIEN
MENGHIRUP OKSIGEN MURNI (100%)
SECARA BERKALA DI DALAM RUANG UDARA
YANG BERTEKANAN TINGGI (RUBT) DENGAN
TEKANAN LEBIH BESAR DARI PADA 1 ATA
(ATMOSFIR ABSOLUT)
(GILL DAN BELL, 2004; HARIYANTO ET AL, 2009)

4
• TOHB DAPAT BERTINDAK SBG TERAPI UTAMA
MAUPUN TERAPI BANTUAN

5
APAKAH TOHB HANYA UNTUK
PENYAKIT PENYELAMAN SAJA?

6
TOHB UNTUK PENYAKIT
PENYELAMAN DAN PENYAKIT
KLINIS SERTA KEBUGARAN

7
MANFAAT TERAPI HBO :
1. KASUS PENYELAMAN
misalnya : penyakit dekompresi, keracunan gas CO, dan
tes toleransi oksigen bagi penyelam

2. PENYAKIT KLINIS
misalnya:
dll.

3. KEBUGARAN
8
INDIKASI TOHB 9
1. DECOMPRESI 2. Emboli udara 3. Intoksikasi gas

4. Pengobatan 5. Bedah plastik dan 6. Traumatologi


untuk infeksi rekonstruksi

10
7. Orthopedi 8. Penyakit 9. Penyakit vaskular
kardiovaskular perifer
10.Neurologi 11. Hematologi 12. Ophthalmologi

11
13. Gastrointestinal 14. Merangsang 15.Oto-rhino-
radiosensitivitas laryngologi
16. Penyakit paru 17. Endokrin 18. Obstetri

12
19. Asfiksia 20. Membantu
rehabilitasi

13
KONTRA INDIKASI TOHB 14
Pneumothoraks yang belum
diterapi. 15
1. ISPA 2. Sinusitis kronis 3. Kejang

4. Emfisema +retensi 5. Panas tinggi 6. Riwayat


CO2 pneumothoraks
spontan

7. Riiwayat operasi 8. Riwayat operasi 9. Kerusakan paru


dada telinga asimptomatik

10. Infeksi virus 11. Spherositosis 12. Riwayat Neuritis


kongenital optik 16
JENIS HYPERBARIC CHAMBER

1.Multiplace
Chamber

2. Duoplace
Chamber

3. Monoplace
Chamber

4. Hyperlite 17
Monoplace Chamber

18
HYPERBARIC CHAMBER DUO PLACE
YANG DIPASANG DIDALAM TRUK

Tampak Samping

Tampak Belakang

19
20
EVAKUASI PASIEN

21
Portable high or low pressure one-man
chamber

Untuk pengobatan / transport


Mampu menampung 1 orang

22
23
24
Descent Rate = As Fast As
Posible
50

Total Elapsed Time : 128 Min


40

Ascent Rate = 1Ft/Min

ISAP OKSIGEN III


ISAP OKSIGEN II
ISAP OKSIGEN I

30

20

10

25
0 14 30 5 30 5 30 14
PELAKSANAAN

TERAPI HBO PADA KASUS KLINIS


MEMAKAI TABEL KINDWALL DG
TEKANAN 2,4 ATA SELAMA 3X30
MENIT HISAP O2 100% YANG
DISELINGI HISAP UDARA 5 MENIT.

26
PERAN PERAWAT DALAM TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK

27
 SUPERVISOR
 DOKTER HIPERBARIK
 TENDER / PERAWAT
 OPERATOR
 TEKNISI
28
• MENGECEK KESIAPAN DOKTER, TENDER, OPERATOR DAN
TEKNISI.
• BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PELAKSANAAN PELAYANAN
TOHB.
• MENGAWASI PELAKSANAAN PELAYANAN TOHB SESUAI
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
• BERHAK MENGHENTIKAN PELAYANAN TOHB BILA TIDAK SESUAI
DENGAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL.
• MELAPORKAN PELAKSANAAN TUGASNYA KEPADA
KOORDINATOR PELAYANAN MEDIS ATAU ATASANNYA.
• DALAM HAL KETERBATASAN TENAGA DAPAT DIRANGKAP OLEH
DOKTER PELAKSANA TOHB 29
ANAMNESE PASIEN
MENENTUKAN DOSIS TOHB
BERKOORDINASI DENGAN TENDER
APABILA TERJADI MASALAH SELAMA
TOHB
MENGEVALUASI KEBERHASILAN DARI
TOHB
PENDOKUMENTASIAN 30
 ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DG TOHB
SESUAI SPO.
 PENDAMPINGAN PASIEN SELAMA PROSES
PELAKSANAAN TOHB DIDALAM MAUPUN DI
LUAR RUBT.
 EDUKASI TTG VALSAVA DAN TOHB.
 PENDOKUMENTASIAN

31
• MENJALANKAN DAN MENGAWASI
PANEL KONTROL RUBT SESUAI SPO.
• MENYAMPAIKAN INSTRUKSI
TENTANG PELAKSANAAN PELAYANAN
TOHB KEPADA PASIEN.
• MELAKUKAN KOORDINASI DENGAN
SUPERVISOR, DOKTER, TENDER DAN
TEKNISI DALAM PELAKSANAAN
PELAYANAN TOHB.
• MEMBUAT LAPORAN PELAKSANAAN
SEBAGAI OPERATOR PELAYANAN
TOHB
32
o MENGOPERASIONALKAN PERALATAN RUBT
SESUAI SPO
o MENGECEK DAN MENGAWASI PERALATAN
TOHB DAN SARANA PRASARANA
PENDUKUNGNYA.
o MEMELIHARA SELURUH SARANA DAN
PRASARANA PERALATAN TOHB.
o MELAKUKAN PENDOKUMENTASIAN
PENGAWASAN DAN PEMELIHARAAN
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
PENDAFTARAN KONSUL RAWAT LUKA
DOKTER

PRA POST
HBO HBO

INTRA HBO

44
 SYARAT TENDER :
 MEDIS / PARAMEDIS YANG TELAH TERLATIH /
PERNAH DIKLAT KESEHATAN PENYELAMAN DAN
HIPERBARIK
 PENYELAM / PERSONIL YANG TELAH TERLATIH /
PERNAH DIKLAT KESEHATAN PENYELAMAN DAN
HIPERBARIK
 TIDAK ADA KONTRA INDIKASI DENGAN TOHB
 TIDAK CLAUSTROFOBIA
 MAMPU ADAPTASI DENGAN CEPAT PADA
LINGKUNGAN HIPERBARIK
45
4/29/2018 45
PENYIAPAN PASIEN
TOHB
PRA TOHB
INTRA TOHB
POST TOHB

46
 PASIEN BARU
 PASIEN TERAPI LANJUTAN
 PASIEN TRANSFER DARI AMBULANC
HIPERBARIK

47
MEDICAL LOCK
BERFUNGSI DENGAN BAIK 48
 PAKAIAN KHUSUS PASIEN
(CATTON 100 %)
 SANDAL
49
50
MASKER
URINAL, BENGKOK, SELIMUT
MEDICAL KIT
MEDICAL LOCK BERFUNGSI
DENGAN BAIK
AIR MINUM, PERMEN
JUMLAH PASIEN
EMBARKASI PASIEN
51
52
Descent Rate = As Fast As
Posible
50

Total Elapsed Time : 128 Min


40

Ascent Rate = 1Ft/Min

ISAP OKSIGEN III


ISAP OKSIGEN II
ISAP OKSIGEN I

30

20

10

53
0 14 30 5 30 5 30 14
 LEPAS MASKER
 DEBARKASI PASIEN
 EVALUASI PASIEN
 RAPIKAN /BERSIHKAN
CHAMBER
 PENDOKUMENTASIAN
54
 NYERI TELINGA
 PUSING/MUAL/PINGSAN
 KEDINGINAN/KEPANASAN
 KEBAKARAN/LEDAKAN
 DLL
55
 KOORDINASI DENGAN OPERATOR /
DOKTER
 AMANKAN PASIEN
 ATASI KELUHAN
 EVAKUASI PASIEN KELUAR CHAMBER
LEWAT LOCK CHAMBER

56
 BAROTRAUMA PADA WAKTU PENEKAN (TURUN)
 SAKIT TELINGA (TERLAMBAT VALSAVA)
 SAKIT SEKITAR HIDUNG DAN MUKA
 PUSING SAKIT KEPALA
 BAROTRAUMA PADA WAKTU NAIK
 EPISTAKSIS / MIMISEN
 TELINGA BUNYI GREBEG-2
 KELUAR DARAH DARI TELINGA
 OKSIGEN TOXICYTI (KERACUNAN OKSIGEN)
 KEPALA TERASA RINGAN (LIGHT HEADNESS), PUSING, TINITUS,
VERTIGO
 OTOT SELURUH BADAN GEMETAR, SEMUTAN
 WAJAH GEMETAR, PUCAT, PINGSAN, KEJANG.
57
 STOP/HENTIKAN PENEKAN
 BANTU VALSAVA BERIKAN MINUM, MENELAN AIR LUDAH, BUKA
MULUT LEBAR-2, MIRINGKAN KEPALA POSISI YANG SAKIT DIATAS
 TURUNKAN TEKANAN HINGGA TELINGA MENJADI ENAK SEPERTI
SEMULA.
 BERIKAN TETES HIDUNG
 BERIKAN MASKER DENGAN BERNAFAS MENGGUNAKAN MULUT
LEBAR-2
 BERIKAN MINUM TEH MANIS HANGAT.
 BAROTRAUMA PADA WAKTU NAIK
 EPISTAKSIS / MIMISEN
 TELINGA BUNYI GREBEG-2
 KELUAR DARAH DARI TELINGA ……….. BERI PENGERTIAN. PERIKSA
DOKTER
 OKSIGEN TOXICYTI (KERACUNAN OKSIGEN)
 STOP OKSIGEN / LEPAS MAKSER…….
58
 BERIKAN MINUM TEH MANIS HANGAT
 SELAMATKAN PASIEN DARI BENTURAN BENDA SEKITAR, JATUH DARI
TEMPAT DUDUK TEMPAT TIDUR
 STOP OKSIGEN / LEPAS MAKSER
 PINDAHKAN PASIEN KE TEMPAT AMAN DAN TIDURKAN DI LANTAI DENGAN
POSISI KEPALA MIRING KE KANAN ATAU KE KIRI
 PERIKSA KU PASIEN

 BILA KEJANG LINDUNGI LIDAH DARI GIGITAN


 BERIKAN TINDAKAN ABC BILA DIPERLUKAN
 BERSIHKAN KOTORAN DI SEKITAR MULUT
 PERIKSA JALAN NAFAS
 PERIKSA SIRKULASI PERNAFASAN......HENTI NAFAS............ NAFAS BUATAN
 PERIKSA DENYUT NADI............ HENTI JANTUNG............. PIJAT JANTUNG
 LAPORKAN PADA DOKTER ......... MASALAH TERATASI
 TINDAKAN LEBIH LANJUT ATAS PERINTAH DOKTER
59
KASUS PENYELAMAN

60 60
Pasien DCS TYPE I

 Keluhan pasien :
 Kelelahan yang berlebihan setelah
menyelam
 Mengantuk atau pusing ringan
 Gatal-gatal pada kulit (skin bends)
 Nyeri, terutama di daerah persendian
dan otot-otot di sekitarnya. Bisa timbul
mendadak atau berangsur-angsur

61 61
TABEL 5 US NAVY

Tabel ini dipakai untuk mengobati pain only DCS (tipe I)

62
PASIEN BARU DCS TYPE II
 TIPE INI ADALAH PENYAKIT DEKOMPRESI YANG SERIUS, DIMANA YANG TERSERANG

SISTEM SARAF PUSAT ATAU SISTEM KARDIOPULMONER.

GEJALA-GEJALA KLINIS DAPAT BERUPA :

 GEJALA-GEJALA NEUROLOGIS

 LESI PADA OTAK

A) PENGLIHATAN KABUR

B) TITIK-TITIK BUTA

 HEMIPLEGIA / HEMIPARESIS

 APAKSIA MOTORIK / SENSORIK

 CONFUSION, KEHILANGAN KESADARAN DAN ATAU KONVULSI

 RESIKO KEMATIAN BESAR BILAMANA TIDAK MENDAPAT PENGOBATAN SEGERA DAN


63 63
TEPAT.
DCS TYPE II

 Rencana Tabel yang dipergunakan


 Tabel 6 US NAVY
 Siapkan 2 tender

64
65
PENANGANAN KEBAKARAN DI CHAMBER
1.TENDER MENGKOMUNIKASI KEPADA OPERATOR JIKA
TERJADI KEBAKARAN.
2. OPERATOR SEGERA MENUTUP KRAN SALURAN OKSIGEN
SERTA MEMADAMKAN ALIRAN LISTRIK YANG ADA
DIDALAM CHAMBER.
3. OPERATOR MEMBUKA VALVE PEMADAM KEBAKARAN
DAN QUICK EXHAUS.

66
4. TENDER MENGAMANKAN PASIEN.
5. EVAKUASI PASIEN KE INSTALASI GAWAT
DARURAT JIKA PASIEN SUDAH KELUAR
DARI CHAMBER UNTUK MENDAPATKAN
PERTOLONGAN INTENSIF.

67
68