You are on page 1of 8

PERSALINAN & MENGATASI

GANGGUAN PSIKOLOGIS
SAAT PERSALINAN
Kondisi Psikis Saat Persalinan

Mnrt Kartono (2002), lancar-tdknya persalinan banyak


tgt pd kondisi biologis, akan ttp sgt dipengaruhi
faktor psikis & kehidupan emosional ibu  Proses
melahirkan bersifat psikosomatis

Shg timbul rasa tegang, kaku, cemas & konflik psikis


lainnya menjelang persalinan

Penyebabnya :
1. Membesarnya janin dlm kandungan, turunnya rahim
m’akibatkan ibu mudah capek, tdk bisa tidur enak,
sulit b’nafas, dsb.
2. Kegelisahan & ketakutan menjelang kelahiran,hal ini
bisa disebabkan oleh :
a. Takut mati
b. Trauma kelahiran  ♀ hamil mrs takut jika bayinya akan
terpisah dg dirinya, seolah-olah t’mampu menjamin
keselamatan bayinya stlh keluar dari rahimnya
c. Perasaan bersalah/berdosa pd ibunya
d. Ketakutan riil :
 Takut bayinya lahir cacat
 Takut bayinya akan bernasib buruk disebabkan
oleh dosa2 ibu tsb
 Takut beban hidupnya akan menjadi smakin berat
setelah kelahiran bayinya
Elemen2 psikis yg tdk disadari itu sgt
mempengaruhi normalitas dan kelancaran
kelahiran bayi.
Pengaruhnya antara lain :
a. Kontraksi bisa smakin kuat
b. Kontraksi bisa smakin lemah
Sehinggan terjadi kemacetan & bayinya tdk
bisa lhir normal.
Tujuan Komunikasi Terapeutik
pada Ibu dg Gg.Psikologis saat Persalinan

1. Membantu pasien memperjelas serta


mengurangi beban perasaan & pikiran
selama proses persalinan
2. Membantu mengambil tindakan yg efektif
untuk pasien
3. Membantu mempengaruhi orang lain,
lingkungan fisik & diri sendiri untuk
kesejahteraan ibu & proses persalinan
agar bisa berjalan sbgmana mestinya
Cara Pendekatan Komunikasi Terapiutiknya

1. Menjalin rapport dg pasien


Bidan hrs mampu menjalin hub yg m’enakkan dg pasien,menerima apa
adanya & m’berikan dorongan verbal yg +
2. Kehadiran
Bila memungkinkan menganjurkan pendamping untuk mengambil
peran aktif dlm asuhan persalinan, m’bantu m’atasi kebingungan &
m’beri perhatian total pd pasien
3. Mendengarkan
Bidan hrs b’sedia m’dengarkn & m’perhatikn keluhan pasien

4. Sentuhan & pendampingan pasien saat bersalin


Komunikasi non verbal t’kadang lebih b’nilai drpd kata2.
Sentuhan bidan thd pasien akn m’beri rasa nyaman & membantu
5. Memberi informasi ttg kemajuan persalinan
Hal ini diupayakn untuk m’beri rasa PD bhw pasien dapat melalui
proses persalinan
6. Memandu proses persalinan
Dengan cara memandu instruksi khusus ttg b’nafas, berelaksasi &
posisi postur tubuh
7. Mengadakan kontak fisik dg pasien
Kontak fisik dpt dilakukan dg menggosok punggung, memeluk &
menyeka keringat pasien serta membersihkn wajah pasien

8. Memberikan pujian atas usaha yg telah dilakukan


9. Memberikan ucapan selamat pd pasien atas
kelahiran putranya.