You are on page 1of 13

ANATOMI BUAH

Presented by:

Kelompok 7
ANISA NURRISMAWATI (130417010)
ANITA INDAH RITANINGRUM (13046170XX)
YOHANA OLIVIA STEFANI (13046170XX)
Asal Mula Terbentuknya Buah
• Perkembangan buah terjadi setelah pembuahan
• Bakal buah meluas ke arah plasenta dan ovarium.
• Bertambahnya ukuran buah disebabkan oleh adanya 2
proses
– pembelahan sel (yang diawali oleh membesarnya sel, sebelum
pembelahan mitosis)
– pembesaran sel selanjutnya.
• Periode tingkat perkembangan buah berbeda-beda dan
diikuti pula oleh pertumbuhan komponen buah seperti
perikarpium, kulit biji, endosperm dan embrio
• Buah adalah pertumbuhan sempurna dari bakal buah
(ovarium). Setiap bakal buah berisi satu atau
lebih bakal biji (ovulum), yang masing-masing
mengandung sel telur.
• Setelah pembuahan zigotembrio (lembaga)
bakal biji biji dan dinding bakal buah (perikarp)
atau membentuk lapisan pelindung yang kering dan
keras (pada buah geluk atau nux).
Berdasarkan Derajat Kekerasan
Perikarpium
• Buah berdaging • Buah kering

– perikarpium, yang – perikarpium sering


berasal dari dinding mempunyai jaringan
ovarium terdiferensiasi sklerenkiniatis.
menjadi epikarpium,
mesokarpium dan – sklerenkimatik pada
endokarpium. buah kering.
– Perikarpium disebut
parenkimatik pada
buah berdaging dan
Perikarpium terdiferensiasi menjadi
tiga
• Eksokarpium biasanya terdiri dari satu lapis sel
dengan susunan rapat dan ada yang memiliki
kutikula seperti epidermis.
• Mesokarpium terdiri dari beberapa lapis jaringan
parenkimatis yang di dalamnya dapat ditemukan
berkas pengangkut, idioblas minyak, amilum, lendir,
dan kristal kalium oksalat.
• Endokarpium biasanya terdiri dari satu lapis sel yang
berkembang dari epidermis dalam daun buah.
Jenis Buah
A. Buah berdaging
Pada buah seperti Lycopersicum
esculentum, Vitis vinifera, Musa paradisiaca,
Carica papaya
• Di perikarpium terdapat jaringan yang
merupakan perkembangan plasenta yang
dilekati banyak biji,
• eksokarpium terdiri dari satu lapis epidermis
dan diikuti oleh 3-4 lapis sel kolenkima. Sel
epidermis berukuran besar dan tidak memiliki
stomata.
• Mesokarpium terdiri dari jaringan yang terdiri
dari sel-sel berdinding tipis dan memiliki banyak
ruang antarsel.
B. Buah kering

1. Buah yang tidak pecah saat matang


– Perikarp buah tidak pecah sering mempunyai struktur
yang mirip dengan kulit biji.
– Kulit biji yang sebenarnya pada buah demikian ini
melebur dengan perikarp, misalnya buah padi atau
caryopsis pada Graminae.
a. Achene – buah berbiji satu, dinding buah dan kulit biji
terpisah (Ranunculus, strawberry, Helianthus annuus)
2. Buah yang memecah saat matang
• Eksokarp mungkin hanya terdiri atas epidermis saja
atau epidermis dan lapisan subepidermis keduanya
tersusun dari sel-sel berdinding tebal.
• Mesokarp biasanya parenkimatis dan berdinding
tipis,
• endokarp biasanya terdiri atas beberapa deret sel
yang berdindiing tebal.
a. Follicle – buah yang berasal
dari satu karpel, memecah
pada alur punggung
(Catharanthus, Asclepias,
magnolia)
b. Legume – buah yang
berasal dari satu karpel
yang memecah
sepanjang alur perut Buah folikel

Buah legum
c. Siliqua – buah yang berkembang
dari dua karpel, memecah pada dua
alur, melepaskan kedua karpelnya
dan menyisakan sekat. (pada
tumbuhan Brassicaceae)
d. Capsule – buah yang berkembang
dari beberapa karpel, memecah
sepanjang persatuan karpel atau
melalui pori (durian, lili, Canna)
Fungsi Buah
thank’s