You are on page 1of 32

BERFIKIR KRITIS

DALAM
KEPERAWATAN

Free Powerpoint Templates


Page 1
C:\Users\Lenovo\Downloads\Video\Video
I.MP4

Free Powerpoint Templates


Page 2
Pengertian
Berfikir kritis adalah suatu proses
dimana seseorang atau individu dituntut
untuk menginterpretasikan dan
mengevaluasi informasi untuk membuat
sebuah penilaian atau keputusan
berdasarkan kemampuan, menerapkan
ilmu pengetahuan dan pengalaman.
(Pery & Potter,2005).

Free Powerpoint Templates


Page 3
Lanjutan
Berfikir Kritis Adalah Proses kognitif yang
mencakup penilaian, analisa rational
terhadap semua informasi & ide yang
ada  Kesimpulan & Keputusan

Free Powerpoint Templates


Page 4
Kriteria Berpikir Kritis
1. Relevance
Relevansi (keterkaitan) dari pernyataan
yang dikemukakan.
2. Importance
Penting tidaknya isu atau pokok-pokok
pikiran yang dikemukakan.
3. Novelty
Kebaruan dari isi pikiran, baik dalam
membawa ide-ide atau informasi baru
maupun dalam sikap menerima adanya ide-
ide baru orang lain.
Free Powerpoint Templates
Page 5
lanjutan
4. Outside material
Menggunakan pengalamannya sendiri
atau bahan-bahan yang diterimanya
dari perkuliahan (refrence).
5. Ambiguity clarified
Mencari penjelasan atau informasi
lebih lanjut jika dirasakan ada
ketidakjelasan.

Free Powerpoint Templates


Page 6
Lanjutan
6. Linking ideas
Senantiasa menghubungkan fakta, ide atau
pandangan serta mencari data baru dari informasi
yang berhasil dikumpulkan.
7. Justification
Member bukti-bukti, contoh, atau justifikasi
terhadap suatu solusi atau kesimpulan yang
diambilnya.Termasuk di dalalmnya senantiasa
memberi penjelasan mengenai keuntungan
(kelebihan) dan kerugian (kekurangan) dari suatu
situasi atau solusi.
Free Powerpoint Templates
Page 7
Lanjutan
8.Critical assessment
Melakukan evaluasi terhadap setiap
kontribusi / masukan yang datang dari
dalam dirinya maupun dari orang lain.
9.Practical utility
Ide-ide baru yang dikemukakan selalu
dilihat pula dari sudut keperaktisan /
kegunaanya dalam penerapan.

Free Powerpoint Templates


Page 8
Lanjutan
10. Width of understanding
Diskusi yang dilaksanakan senantiasa
bersifat meluaskan isi atau materi
diskusi.

Free Powerpoint Templates


Page 9
Fungsi Berpikir Kritis dalam
Keperawatan
1.Penggunaan proses berpikir kritis dalam aktifitas
keperawatan sehari-hari.
2.Membedakan sejumlah penggunaan dan isu-isu
dalam keperawatan.
3.Mengidentifikasi dan merumuskan masalah
keperawatan.
4.Menganalisis pengertian hubungan dari masing-
masing indikasi, penyebab dan tujuan,
serta tingkat hubungan.

Free Powerpoint Templates


Page 10
Lanjutan
5.Menganalisis argumen dan isu-isu dalam
kesimpulan dan tindakan yang dilakukan.
6.Menguji asumsi-asumsi yang berkembang
dalam keperawatan.
7.Melaporkan data dan petunjuk-petunjuk
yang akurat dalam keperawatan.
8.Membuat dan mengecek dasar analisis
dan validasi data keperawatan.

Free Powerpoint Templates


Page 11
Lanjutan
9. Merumuskan dan menjelaskan keyakinan
tentang aktifitas keperawatan.
10. Memberikan alasan-alasan yang relevan
terhadap keyakinan dan kesimpulan
yang dilakukan.
11. Merumuskan dan menjelaskan nilai- nilai
keputusan dalam keperawatan.
12. Mencari alasan-alasan kriteria, prinsip-
prinsip dan aktifitas nilai-nilai
keputusan.

Free Powerpoint Templates


Page 12
Lanjutan

13. Mengevaluasi penampilan kinerja


perawat dan kesimpulan asuhan
keperawatan.

Free Powerpoint Templates


Page 13
ASPEK ASPEK BERFIKIR
KRITIS
Berfikir  Interaksi pikiran &
persepsi yang berkesinambungan

Berfikir Kritis  rangkaian berfikir 


aktivitas kognitif dapat diidentifikasi
sebagai komponen utama

Free Powerpoint Templates


Page 14
Aktifitas mental dalam berfikir kritis
• Mengajukan pertanyaan untuk
menentukan alasan & penyebab mengapa
perkembangan terjadi, apakah perlu
tambahan informasi
• Mengumpulkan sebanyak mungkin
informasi yang relevan untuk
mempertimbangkan semua faktor yang
tercakup

Free Powerpoint Templates


Page 15
• Memvalidasi informasi yang relevan untuk
memastikan informasi itu akurat  bukan
semata mata dugaan  Informasi itu
beralasan yang didasarkan pada fakta
atau bukti

• Menganalisa informasi untuk menentukan


maknanya , apakan memiliki rangkaian
atau mengacu pada kesimpulan tertentu

Free Powerpoint Templates


Page 16
• Menggunakan pengalaman &
pengetahuan kilinis  menjelaskan apa
yang terjadi untuk antisipasi yang akan
terjadi

• Mempertimbangkan semua kemungkinan


berdasarkan fakta

Free Powerpoint Templates


Page 17
• Mempertimbangkan pilihan menurut
keuntungan dan kerugian

• Merumuskan keputusan yang


mencerminkan pengambilan keputusan
yang kreatif & mandiri

Free Powerpoint Templates


Page 18
Proses Keperawatan VS Berfikir
Kritis
• Proses Keperawatan  Diterima
sebagai inti dari  Keperawatan
• Proses Keperawatan  Sistem
untuk mengidentifikasi &
menyelesaikan masalah kesehatan &
keperawatan

Free Powerpoint Templates


Page 19
• Standar praktek klinik keperawatan
(ANA,1991)  Pengkajian, Diagnosa,
Identifikasi hasil akhir, Perencanaan,
Implementasi, Evaluasi

• Pengkajian  Pengumpulan Data


yang sistematis  menentukan
masalah kesehatan  Analisis

Free Powerpoint Templates


Page 20
• Diagnosa Keperawatan  masalah
kesehatan yang dapat diintervensi
perawat secara mandiri

• Masalah kolaboratif  Komplikasi


fisiologis tertentu yang dipantau oleh
perawat untuk mendeteksi awitan /
perubahan status.

Free Powerpoint Templates


Page 21
• Perawat  Mengelola masalah
kolaboratif dengan menggunakan
intervensi medis & Keperawatan
untuk meminimalkan komplikasi

Free Powerpoint Templates


Page 22
• Perencanaan  Proses rencana
penyelesaian masalah berdasarkan
rasional  Setiap langkah rencana
harus dapat divalidasi secara ilmiah

Keterampilan berfikir kritis  harus


memiliki perbendaharaan
Justifikasi

Free Powerpoint Templates


Page 23
• Implementasi  Penerapan rencana
 Perawat harus memiliki
keterampilan teknis khusus yang
tidak dapat dikerjakan profesi lain

• Keterampilan menilai dalam tindakan


 harus dimilikidalam implementasi

Free Powerpoint Templates


Page 24
• Evaluasi  Keterampilan menilai
seluruh tahapan proses keperawatan

• Berfikir deduktif & Induktif


• Memvalidasi data Kenilai normal

Free Powerpoint Templates


Page 25
C:\Users\Lenovo\Downloads\Video\Motivasi
.MKV

Free Powerpoint Templates


Page 26
CONTOH APLIKASI DALAM
KEPERAWATAN

Free Powerpoint Templates


Page 27
Kasus I
Tn. H usia 26 tahun dirawat di Rumah Sakit X dengan diagonsa
apendiksitis, pada saat pengkajian yang dilakukan oleh perawat B
didapatkan keluhan nyeri pada abdomen kuadran kanan bawah
yang muncul secara bertahap. Nyeri tersebut membangunkan Tn.
G dari tidur dan pada waktu itu, nyeri terasa didaerah epigastrium.
Pada saat dilakukan pengkajian Tn. G mengalami mual, muntah
dan anoreksia.
Pertanyaan soal
Dari kasus diatas diagnosa keperawatan yang menjadi prioritas
utama adalah?

Free Powerpoint Templates


Page 28
Kasus II
Tn. P usia 29 tahun dirawat di Rumah Sakit X dengan diagonsa
apendiksitis, pada saat pengkajian yang dilakukan oleh perawat B
didapatkan keluhan nyeri pada abdomen kuadran kanan bawah
yang muncul secara bertahap. Nyeri tersebut membangunkan Tn.
G dari tidur dan pada waktu itu, nyeri terasa didaerah epigastrium.
Pada saat dilakukan pengkajian Tn. G mengalami mual, muntah
dan anoreksia.

Pertanyaan soal
• Manakah tindakan keperawatan utama yang harus dilakukan?

Free Powerpoint Templates


Page 29
Kasus III
• Pasien dirawat di ruang penyakit dalam pria dengan
diagnose pnemouthoraks dengan keluhan sesak napas,
terdapat tarikan dinding kosta, kulit dan sclera tampak
anemis. Pada saat pengkajian didapatkan TD 150/90
mmHg, Nadi 120x per menit, RR 28 kali per menit dan
Temp 38,7 0 Celcius..

Pertanyaan soal
• Tindakan utama keperawatan yang harus dilakukan
pada pasien tersebut adalah ?

Free Powerpoint Templates


Page 30
Contoh Askep.doc

Free Powerpoint Templates


Page 31
TERIMA KASIH

Free Powerpoint Templates


Page 32