You are on page 1of 18

RISK ANALYSIS METHOD :

HIRADC
(HAZZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESMENT,
DETERMINING CONTROL)
KELOMPOK 3
Restu Tirta Ekajati (005)
Defrizan M Amru (007)
Dicky W Firmansyah (025)
Eti Rodiyana (027)
Sendy Prasetyo (031)
PENGERTIAN METODE ANALISIS HIRADC

1. Metode HIRADC adalah salah satu metode teknik identifikasi, analisis bahaya
dan pengendalian risiko serta penerapan pengendalian yang digunakan untuk
meninjau proses atau operasi pada sebuah sistem secara sistematis.
(Husni,L 2005).
2. HIRADC adalah Proses mengidentifikasi bahaya, mengukur, mengevaluasi
risiko yang muncul dari sebuah bahaya, lalu menghitung kecukupan dari
tindakan pengendalian yang ada dan memutuskan apakah risiko yang ada
dapat diterima atau tidak. (Hadiguna, 2009).
UNSUR-UNSUR METODE ANALISIS HIRADC

Hazzard Risk Determining


Identification Assesment Control
1. Identifikasi Bahaya
Identifikasi bahaya dilakukan untuk menyorot operasi kritis tugas, yang
berisiko signifikan bagi kesehatan dan keselamatan karyawan serta
menyoroti bahaya yang berkaitan dengan peralatan tertentu. Bahaya dapat
dibagi menjadi tiga kelompok utama, bahaya kesehatan, bahaya keamanan,
dan bahaya lingkungan (Erwinblog, 2013).
Faktor yang perlu diperhatikan dalam Mengidentifikasi Bahaya :

BIOLOGI BIOMEKANIK

KIMIA PSIKIS/SOSIAL

FISIK/MEKANIK DAMPAK LINGKUNGAN


2. Penilaian Resiko
Penilaian Risiko adalah Proses mengevaluasi risiko yang muncul dari
sebuah bahaya, lalu menghitung kecukupan dari tindakan pengendalian
yang ada dan memutuskan apakah risiko yang ada dapat diterima atau
tidak. Untuk dapat menghitung nilai risiko, perlu mengetahui dua komponen
utama yaitu Likelihood (kemungkinan) dan Severity (tingkat keparahan).
PENILAIAN RESIKO

SEVERITY ANALISIS RESIKO

 Likelihood (Kemungkinan  Severity (Tingkat keparahan) :


Terjadinya) : tingkat keparahan yang
kemungkinan terjadinya diperkirakan dapat terjadi.
konsekuensi dengan system Kriteria consequences severity
pengaman yang ada. Kriteria yang digunakan adalah akibat
yang digunakan adalah apa yang akan diterima
frekuensi dimana dalam pekerja yang didefinisikan
perhitunganya secara secara kualitatif dan
kuantitatif berdasarkan data mempertimbangkan hari kerja
atau record perusahaan yang hilang.
selama kurun waktu tertentu.
CONTOH BENTUK ANALISIS RESIKO (MATRIKS)

https://www.safetysign.co.id/news/321/6-Tahapan-yang-Tidak-Boleh-Diabaikan-Dalam-Penerapan-Manajemen-Risiko-di-
Perusahaan
3. Penentuan Control
Upaya Penentuan Control (pengendalian) adalah upaya pengendalian
untuk menekan risiko menjadi serendah mungkin. Pengendalian dilakukan
secara sistematis mengikuti hirarki pengendalian yaitu: eliminasi, substitusi,
rekayasa teknik, pengendalian administrasi, dan penggunaan APD.
ELIMINASI

Menyisihkan bahan bahan yang berpotensi berbahaya dilingkungan kerja


http://www.b-islam24h.com/2018/02/marak-kecelakaan-kerja-cak-imin-jangan.html
SUBSTITUSI

Petugas PT Perusahaan Gas Negara (PGN) (Persero) Tbk mengganti alat ukur (meteran) jaringan gas industri milik
PT Indofood CBP Makmur Tbk di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (5/11). Untuk menjamin keakurasian alat
ukur penyaluran gas ke pelanggan, PGN secara rutin mengganti alat ukur yang telah habis masa kalibrasinya.
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww/17.
PENGENDALIAN TEKNIK

Pemasangan pagar di area industry.


https://sumber_teknika.indonetwork.co.id/
PENGENDALIAN ADMINISTRASI

http://www.safetysign.co.id/
APD

https://www.klopmart.com/article-82-k3--keselamatan-dan-kesehatan-kerja.html
PROSEDUR ANALISIS HIRADC
Secara umum prosedur identifikasi bahaya, penilaian resiko dan pengendalian resiko K3
meliputi hal sebagai berikut :
• Pengumpulan data
• Melaksanakan identifikasi bahaya berdasarkan 6 faktor bahaya di tempat kerja.
• Melaksanakan penialaian resiko berdasarkan matriks resiko.
• Menentukan pengendalian resiko berdasarkan 5 hierarki pengendalian resiko/bahaya K3.
• Melaporkan hasil identifikasi bahaya, penilaian resiko dan pengendalian resiko kepada
pimpinan perusahaan.
CONTOH FORM HIRADC
References :

Malapiang,Fatmawaty.2016. Analisis Potensi Bahaya Dan Pengendaliannya Dengan Metode


HIRAC. Makasar: Public Health Science Journal

Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko dan Pengendalian Resiko K3


https://sistemmanajemenkeselamatankerja.blogspot.com/2013/10/identifikasi-bahaya-penilaian-resiko.html

Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko dan Penetapan Pengendalian di Tempat Kerja


https://www.synergysolusi.com/berita/berita-k3/identifikasi-bahaya-penilaian-resiko-dan-penetapan-
pengendalian-di-tempat-kerja

HIRADC (HAZZARD IDENTIFICATION RISK ASSESMENT DETERMINING CONTROL)


https://eeshape.com/2012/11/14/hiradc-hazzard-identification-risk-assesment-determining-control/

6 TAHAPAN YANG TIDAK BOLEH DIABAIKAN DALAM PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DI PERUSAHAAN
https://www.safetysign.co.id/news/321/6-Tahapan-yang-Tidak-Boleh-Diabaikan-Dalam-Penerapan-Manajemen-
Risiko-di-Perusahaan