You are on page 1of 16

Rehabilitasi medik pada pasien

Fraktur Metafisis Tibia Fibula


Dekstra

Shendy Giovani L. Sagala


17014101048

Supervisor Pembimbing
Dr. dr. Theresia I. Mogi, SpKFR(K), SH
RESUME
• Laki-laki 16 tahun datang ke poliklinik rehabilitasi
medik dengan keluhan kesulitan berjalan pada
tungkai kanan akibat kecelakaan lalu lintas ± 1 tahun
yang lalu pada tanggal 13 Maret 2017.
• Penderita telah menjalani operasi OREF dua kali dan
ORIF satu kali pada tungkai kanan.
• Keluhan penyerta lain yaitu nyeri hilang timbul
terutama bila ditekan pada tungkai kanan.
RESUME
• Mekanisme kecelakaan lalu lintas dimana penderita
mengendarai sepeda motor akan berbalik arah dan
berputar kemudian datang mobil Fortuner kecepatan
tinggi menabrak dari sisi kanan penderita.

• Penderita berjalan dengan alat bantu axillary


crutches.

• Penderita belum kembali bersekolah sejak


kecelakaan lalu lintas.
Pemeriksaan fisik
• Status Generalis : KPS 70
Tensi Nadi Respirasi Suhu SpO2
120/80 mmHg 87 x/menit 20 x/menit 36,4 ºC 98%

• Status lokalis regio cruris dekstra :


– Look : Deformitas (-), Edema (+), tampak luka jahitan
bekas operasi
– Feel : Nyeri tekan (+), pulsasi a.dorsalis pedis (+)
– Movement : ROM ankle dekstra terbatas
Pemeriksaan fisik
Foto Klinis Penderita
Pemeriksaan fisik
Lingkup Gerak Sendi
DEKSTRA SINISTRA Normal
HIP Aktif Aktif
Ekstensi – Fleksi 30°-0°-120° 30°-0°-120° 30°-0°-120°
Abduksi – Adduksi 40°-0°-35° 40°-0°-35° 40°-0°-35°
Rotasi Internal-Eksternal 45°-0°-40° 45°-0°-40° 45°-0°-40°
KNEE
Ekstensi – Fleksi 0°-0°-135° 0°-0°-135° 0°-0°-135°
ANKLE AND FOOT

Plantar Fleksi - Dorso fleksi 40°-0°-15° 50°-0°-15° 50°-0°-15°

Inversi – Eversi 35°-0°-20° 35°-0°-20° 35°-0°-20°


Pemeriksaan fisik
Manual Musle Test (MMT) dan Status Sensorik Lower
Extremity
DEXTRA SINISTRA
Gerakan Menurun Aktif
Kekuatan Otot 5/sde/5/5 5/5/5/5
Tonus Otot Normal Normal
Refleks Fisiologis Normal Normal
Refleks Patologis (-) (-)
Sensibilitas Normal Normal
Pemeriksaan fisik
• Antropometri
DEXTRA SINISTRA
Lingkar Paha (15 cm
41,5 cm 41,5 cm
diatas tuberositas tibia)
Lingkar Betis (15 cm
dibawah tuberositas 34 cm 34 cm
tibia)

• Leg Length Discrepancy (LLD)


DEXTRA SINISTRA
True leg length 89,5 cm 89,5 cm
Apparent leg length 93 cm 93 cm
Pemeriksaan penunjang
X-foto cruris dekstra
13 Maret 2017 8 Februari 2018 24 April 2018

Kesan: Fraktur metafisis tibia dan fibula dekstra


Diagnosis
Diagnosis Klinis : Post ORIF ec fraktur metafisis
tibia fibula dekstra
Diagnosis Etiologi : Trauma
Diagnosis Topis : Os metafisis tibia dan fibula
dekstra
Diagnosis Fungsional :
– Body function : Keterbatasan lingkup gerak
sendi (LGS)
– Body structure: Ekstremitas inferior dekstra
Diagnosis
Diagnosis Fungsional :
– Activity : Gangguan aktivitas sehari-hari dan
gangguan berjalan
– Environment : Rumah permanen tidak
bertingkat juga tidak terdapat anak tangga
– Personal factor: Laki-laki, 16 tahun, pelajar
– Participation: Gangguan dalam aktivitas yaitu
bersekolah
Problem rehabilitasi medik
• Keterbatasan LGS ankle dekstra
• Gangguan melakukan aktivitas sehari-hari
seperti ke toilet, mandi, berjalan
• Penderita cemas akan penyakitnya karena
belum dapat kembali bersekolah dan
beraktivitas tanpa bantuan orang lain
maupun alat
Program rehabilitasi medik
Fisioterapi Terapi Okupasi
• Evaluasi: • Evaluasi:
Keterbatasan LGS pada ankle Gangguan AKS (aktivitas
dekstra kehidupan sehari-hari) misalnya ke
• Program: toilet, mandi, berjalan
– Magnetoterapi regio cruris • Program:
dekstra – Latihan peningkatan AKS
– Aktif ROM exercise dengan aktivitas keterampilan
ekstremitas inferior dekstra seperti toileting
sendi ankle – Latihan berjalan dengan pola 3
– Latihan isometrik (Latihan point swing through
penguatan otot quadriceps, menggunakan axillary crutches
tibialis anterior, 25% weight bearing
gastrocnemius-soleus) – Latihan naik turun tangga
Program rehabilitasi medik
Ortotik Prostetik Psikologi
• Evaluasi : • Evaluasi :
Gangguan berjalan Penderita merasa cemas akan penyakit
nya karena belum dapat kembali
• Program : sekolah
Penderita menggunakan • Program :
axillary crutches sebagai alat - Memberi dukungan pada penderita
bantu jalan agar rajin mengikuti terapi dan
kontrol secara teratur
- Memberi dukungan mental pada
penderita dan keluarga
Program rehabilitasi medik
Sosial Medik
• Evaluasi:
- Biaya hidup sehari-hari cukup dimana penderita ditanggung
ibunya
- Biaya perawatan ditanggung oleh Askes
- Penderita merupakan seorang pelajar STM
• Program:
- Memberikan edukasi pada penderita untuk berobat dan
latihan secara teratur
- Memberikan edukasi tentang kondisi penderita kepada
keluarga dan lingkungan sekitar
- Mengunjungi sekolah penderita dan memberitahukan
keadaan penderita yang masih membutuhkan perawatan
rehabilitasi medik secara rutin
Terima kasih

Shendy Giovani L. Sagala


17014101048
Supervisor Pembimbing
Dr. dr. Theresia I. Mogi, SpKFR(K), SH