You are on page 1of 5

KELOMPOK 2

 Nurlaela Widyasari (1304617006)

 Retno Sri Dewi Lestari (1304617008)

 Anisa Nurrismawati (1304617010)

 Denada Kinanti M. (1304617028)

 Rizki Aditya Yanuar (1304617053)

 Novita Nova Naa (1304617077)


Bahasa Sebagai Sarana Komunikasi Ilmiah
HAKIKAT BAHASA SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI ILMIAH

• Komunikasi berarti upaya untuk membuat pendapat, menyatakan


perasaan, menyampaikan informasi dan sebagainya agar diketahui
atau dipahami oleh orang lain.

• Proses komunikasi dikatakan efektif jika pesan atau informasi yang


akan disampaikan oleh seorang komunikator sama dengan yang
didapatkan oleh komunikan.

• Syarat utama bahasa digunakan sebagai sarana komunikasi ilmiah


adalah Komunikatif.
• Komunikasi ilmiah bertujuan untuk menyampaikan informasi yang
berbentuk pengetahuan.

• Karya ilmiah merupakan kumpulan pernyataan yang mengemukakan


informasi tentang pengetahuan maupun jalan pikiran dalam
mendapatkan pengetahuan tersebut, Agar dapat mengemukakan
informasi dan jalan pikirannya, seorang ilmuwan dituntut mampu
menguasaai pengunaan ejaan dan tanda baca yang benar serta
mampu membuat kalimat-kalimat yang efektif.

• Seorang ilmuwan sangat dituntut untuk menguasai bahasa sebagai


sarana berpikir ilmiah. Hal ini diperlihatkan dengan kemampuannya
menyampaikan gagasan, konsep atau informasi melalui tata bahasa
yang baik dan kosakata yang tepat.
KEKURANGAN BAHASA SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI ILMIAH

1. Bahasa memiliki multifungsi yaitu emotif, afektif, dan


simbolik. Dalam komunikasi ilmiah hanya fungsi simbolik yang
dibutuhkan dari bahasa karena bahasa ilmiah harus bersifat
objektif dan reproduktif.
2. Terjadi ketika penulis akan memberi definisi atau batasan dari
sebuah kata/simbol tertentu. Hal ini terjadi karena batasan arti
sebuah kata/simbol tersebut tidak jelas dan tidak pasti.
3. Dalam kondisi tertentu bahasa bersifat majemuk (pluralistik). Hal
ini terlihat dengan adanya kata yang memiliki lebih dari satu arti.
4. Dalam kondisi tertentu bahasa bersifat berputar-putar(sirkular)
dalam menggunakan kata-kata terutama dalam pemberian definisi
dari suatu kata.