You are on page 1of 6

ARTIKEL CROSS

SECTIONAL DENGAN 2
PROPORSI
A. Snapshot judul, pengarang dan afiliasinya

Available at : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5632534/pdf/peerj-05-3875.pdf
B. Screenshot abstrak dan penjelasan bagaimana artikel
menjelaskan analisisnya di bagian result abstrak

Penelitian ini meneliti mengenai hubungan antara:


1) Hemoglobin glycation index (HGI)
2) Extent of coronary heart disease
Besar hubungan dapat dilihat pada nilai odds ratio (OR)
sebesar 3.9, dengan CI 95% (2.64-5.98). Nilai p <0.001

Penelitian ini juga menemukan pada pasien yang


memiliki HGI supranormal lebih banyak ditemui lesi
kelainan pembuluh darah jantung pada left anterior
descending artery (OR: 3.0, CI 95% (1.97-4.66) p<0.001)
C. Capture bagian artikel yang menjelaskan perbandingan 2 proporsi
Kadar HGI
Extent of CVD
a b
c d

D. Komentar mengenai data yang ditampilkan (proporsi, nilai OR) dan alasan menggunakan
parameter tersebut:
Karakteristik yang dinilai pada penelitian ini antara lain:
 Variabel numerik (continous) dengan mean dan standar deviasi: usia, profil lipid (HDL-C, LDL-C, TG), Serum
creatinin (Scr), tekanan darah (systemic blood pressure), proteinuria, rerata HbA1c
 Variable kategorik dengan satuan persentase: gender, riwayat merokok, dan kadar HGI
 Pada tabel ini didapatkan sebaran data yang normal, dengan penyajian data menggunakan mean dan standar
deviasi. Tampak perbandingan hasil variabel antara kelompok HGI<0 dengan HGI ≥ 0 adalah komparabel.
 Pada penelitian dengan cross sectional seharusnya kekuatan hubungan dinilai dengan rasio prevalence (RP)
bukan odds rasio (OR). Nilai RP dihitung dengan rumus (a/a+b): (c/c+d)
E. Komentar mengenai uji statistik yang digunakan dan alasan penggunaan uji
tersebut

 Penelitian ini menggunakan uji statistik chi square karena melakukan uji komparasi 2 proporsi.
 Pearson chi square test digunakan untuk membandingkan antar 2 variabel kategorik, sedangkan student’s
t test untuk membandingkan antara variable numerik dengan kategorik yang tidak berpasangan dengan
distribusi data normal.
 Analisis multivariat dengan regresi logistik untuk mengetahui faktor-faktor mana (usia, tekanan darah
sistolik, profil lipid (LDL-C dan HDL-C, TG dan HCI) yang paling berpengaruh terhadap kejadian CVD.