You are on page 1of 29

MATERI INTI 4

KESEHATAN
REPRODUKSI

ReMaJa
DEFINISI KESEHATAN REPRODUKSI
(Konferensi Kependudukan di Kairo 1994)

Keadaan sehat yang menyeluruh, meliputi


aspek fisik, mental, dan sosial, dan bukan
sekedar tidak adanya penyakit atau
gangguan di segala hal yang berkaitan
dengan sistem reproduksi, fungsi, maupun
proses itu sendiri
Sebutkan nama alat reproduksi
Laki-laki dan perempuan
1. Organ Reproduksi
ALAT REPRODUKSI PEREMPUAN
HORMON ESTROGEN DAN PROGESTERON
PADA PEREMPUAN
Efek hormon estrogen :
 Menyebabkan sifat kewanitaan setelah remaja
 Merangsang pertumbuhan saluran telur, rongga
rahim dan vagina
 Membuat dinding rahim menebal, produksi cairan
vagina bertambah
 Mengakibatkan tertimbunnya lemak di daerah
panggul
 Memperlambat pertumbuhan tubuh
Pengaruh hormon Progesteron pada remaja putri:
 Kulit dan rambut mulai berminyak
 Keringat bertambah banyak
 lengan dan tungkai kaki bertambah panjang
 Tangan dan kaki bertambah besar
 Tulang wajah mulai memanjang dan membesar
 Panggul berkembang lebih besar, vagina
mengeluarkan cairan
 Folikel di dinding indung telur mulai membesar,
ditandai dengan menstruasi
MENSTRUASI
proses peluruhan lapisan dalam (endometrium)
rahim yang banyak mengandung pembuluh
darah dari uterus melalui vagina

 Menstruasi pertama (menarche): tanda awal pubertas


 Menstruasi pada remaja putri  Anemia Gizi Besi
Pencegahannya : Tablet Tambah Darah (TTD)
1 tablet/hari selama haid
Menstruasi…
 Hormon prostagladin  rahim berkontraksi
rasa kram/sakit selama menstruasi
(dysmenorrhea)

 Penanganan dysmenorrhea :
- Olahraga, yoga, kompres hangat di perut
- Apabila tidak berkurang, maka dapat dipakai obat-
obatan
SIKLUS MENTRUASI
KEPERAWANAN
 Perawan : belum pernah melakukan hubungan
seksual (penis masuk ke vagina)

 Selaput dara (hymen)


- terdapat di mulut vagina
- selaput yang mudah sobek

 Sobek selaput disebabkan a.l:


bersenggama, kecelakaan,masturbasi/onani
terlalu dalam.
ALAT REPRODUKSI LAKI-LAKI
HORMON TESTOSTERON
PADA LAKI-LAKI
dihasilkan sel Leydig dalam testis dan kelenjar anak ginjal
(supraneral), menyebabkan perubahan fisik pada remaja :
 tubuh bertambah berat dan tinggi
 pundak dan dada bertambah besar
 keringat bertambah banyak
 kulit dan rambut berminyak
 lengan dan tungkai kaki bertambah panjang
 tulang wajah memanjang dan membesar
 tumbuh jakun, suara menjadi berat
 penis dan buah zakar membesar,diikuti mimpi basah
MEKANISME FUNGSI KHUSUS
ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI
 Ereksi : pengerasan dan pembesaran penis karena
pembuluh darah penis dipenuhi dengan darah

 Ejakulasi : keluarnya cairan sperma melalui saluran kemih,


karena rangsangan atau tanpa rangsangan (mimpi basah)

 Mimpi basah : keluarnya sperma saat tidur

 Masturbasi/Onani : merupakan aktifitas merangsang


dengan menyentuh atau meraba organ genitalia.
2. KONSEPSI
DAN
KEHAMILAN
KONSEPSI
 Peristiwa terjadinya pembuahan (masuknya
spermatozoa ke dalam sel telur/ovum)
 Terjadi di Ampula Tuba Falopii
 Hasil konsepsi (zigot)  membelah di uterus
 embryo  berkembang di dalam rahim
sampai akhirnya dilahirkan sebagai bayi
KONSEPSI
TANDA-TANDA KEHAMILAN
 Dugaan hamil ditunjukkan dengan :
 tidak datang haid,
 pusing dan mual/ muntah pada pagi hari,
 buah dada membesar/ mengeras,
 daerah sekitar puting agak gelap,
 perut mulai membesar

 Dipastikan melalui pemeriksaan medis, ditunjukkan dengan:


 ada detak jantung janin,
 teraba bagian janin,
 dengan USG tampak janin dan gerakannya.
METODE KONTRASEPSI
 Metode alami
 Metode Hormonal
 Metode IUD / Spiral
 Metode Operatif
 Kondom
PERSIAPAN PRA NIKAH
Perkawinan menurut UU perkawinan No. 1/1974

Ikatan lahir batin antara seorang pria dengan


seorang perempuan sebagai suami istri dengan
tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang
bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang
Maha Esa
PERAN PUSKESMAS
DALAM PERSIAPAN PRA NIKAH
 pelayanan kesehatan dasar dan konseling pra nikah
terhadap pasangan calon pengantin

 Memberdayakan mitra kerja seperti KUA, LSM,


TOMA, TOGA  meningkatkan “demand”
masyarakat terhadap perlunya pemeriksaan
kesehatan dan konseling pra nikah
PERSIAPAN
PRA NIKAH

fisik jiwa

 Pemeriksaan kesehatan  Proses adaptasi


- Konseling penyakit genetika setelah menikah
(thalassemia, buta warna)
- Pemeriksaan fisik dan laboratorium
 Persiapan gizi  Syarat Kedewasaan
- Penanggulangan KEK dalam perkawinan
- Penanggulangan Anemia Gizi Besi
 Imunisasi Tetanus Toxoid
 Lain-lain :Perhatian terhadap
penyalahgunaan NAPZA
KEBERSIHAN DAN KESEHATAN DIRI
Tips :
 pakaian dalam diganti minimal 2 kali sehari.
 pakailah handuk bersih, kering, tidak lembab dan
berbau
 membersihkan organ reproduksi luar dari depan ke
belakang menggunakan air bersih dan dikeringkan
menggunakan handuk atau tissue
Tips…
 tidak boleh mencuci vagina dengan cairan pembilas
wanita.
 tidak memakai panty liner dalam waktu lama
 pergunakan pembalut ketika menstruasi, dan
diganti paling lama setiap 4 jam atau setelah
kencing
 bagi laki-laki harus disunat
4. PERILAKU SEKSUAL BERISIKO
 SEKS PRA NIKAH
Akibat hubungan seks yang dilakukan sebelum menikah:
 kehilangan keperawanan/keperjakaan,
 tertular IMS/ISR,
 kehamilan tidak diinginkan (KTD) memicu terjadinya
pengguguran kandungan (aborsi) 
 Aborsi tidak aman berisiko tinggi, menyebabkan:
 kerusakan rahim,
 infeksi rahim,
 infertilitas,
 perdarahan,
 komplikasi,
 kematian
 Penyimpangan Perilaku Seksual
- Homo seksual (lesbian/gay): tertarik pada jenis
kelamin yang sama

- Pedophilia : ketertarikan pada anak-anak

 Kekerasan seksual
 kekerasan fisik maupun mental termasuk
yang berhubungan dengan perilaku
seksual  pemerkosaan
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Pasal 346 KUHP


Perempuan yang dengan sengaja menyebabkan gugur
atau mati kandungannya atau menyuruh orang lain
untuk itu, dihukum penjara selama-lamanya 4 tahun

Pasal 347 KUHP


Barang siapa dengan sengaja menyebabkan gugur
atau mati kandungannya seorang perempuan tidak
dengan izin perempuan itu, dihukum penjara
selama-lamanya12 tahun