You are on page 1of 27

Oleh :

Kelompok 5 (S1-VIB )
Cici Angraini ( 1501060 )
Debora Inggrid P ( 1501061 )
Desy Handayani ( 1501062 )
Dian Nur Cahyu ( 1501063 )
Sarah Anwar ( 1601088 )

Dosen :
Erniza Pratiwi, M.Farm, Apt

Program Studi S1 Farmasi


Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau
2018
Berpikir Membangun Usaha Baru
Tentukan Ide
Usaha

Ciptakan visi
dan misi usaha

Action

Selalu belajar dan


lakukan pengamatan

Hadapi dan nikmati


hambatan dan kegagalan
Tentukan Ide Usaha

Sesuaikan usaha yang akan dibuka dengan kemampuan, minat


atau bakat yang kita miliki

Pekerjaan yang paling menyenangkan adalah bekerja sesuai dengan


kemampuan,minat atau bakat yang kita miliki, karena kita akan berusaha
mengembangkan bisnis yang kita miliki dengan perasaan senang hati tanpa
ada kejenuhan dan rasa bosan.

Membaca prospek peluang bisnis saat ini yang memiliki


prospek cerah
Temukan minat masyarakat yang saat ini berkembang sehingga
menjadi ide peluang usaha kita. Kita dapat mengidentifikasi tren
pasar, mode baru, berita industri dan lain sebagainya.
Memulai usaha baru yang belum pernah ada di pasaran
sehingga terkesan unik dan menarik
Ciptakan Visi Dan Misi Usaha

Tujuan dan langkah usaha


Visi Dan dapat terstruktur dengan baik
Misi
sehingga
Harus
Jelas Menunjang pengembangan
usaha yang dibangun
Action

Jangan menunda dan segeralah


bertindak !!!
Sebaik apapun ide yang kita punya, jika tidak
segera bertindak maka tidak akan menjadi usaha
yang sukses. Jangan menunggu waktu yang
tepat. Mulailah usaha yang kita rencanakan
dengan keyakinan dan ketekunan.
Selalu Belajar Dan
Lakukan Pengamatan

2. Amati pengusaha
1. Belajar dari ahli sukses

Dari para ahli kita bisa


belajar pengalaman- Amati pengusaha yang
pengalaman yang telah telah sukses dengan
mereka lakukan selama bidang yang sama.
membangun usaha Apabila usaha kita
mereka. tergolong baru, amati
Selain itu, kita bisa strategi manajemen yang
memperdalam mereka lakukan
pengetahuan mengenai
semua hal yang
berhubungan dengan
bisnis yang dimiliki
sekarang. Agar produk
lebih inovatif.
. Tanpa
Hadapi Dan Nikmati
Hambatan Dan Kegagalan

1. Berpikir positif
Selalu berpikiran positif terhadap hambatan serta kegagalan yang ada,
karena dalam kesulitan pasti akan ada kemudahan jika kita mau bekerja
keras. Dalam keadaan terdesak, kreativitas seseorang akan meningkat
untuk mencari solusi dari masalah yang ada.
.

2. Nikmati
Hadapi serta nikmati hambatan usaha karena akan menguatkan mental usaha kita
dan menambah kemampuan kita dalam membangun usaha

3. Doa
Serahkan semuanya kepada Tuhan yang maha kuasa. Usaha yang kita
lakukan tidak akan ada apa-apanya tanpa pertolongan dari Yang Maha
Kuasa.
DEFENISI AKUISISI DAN MERGER
Akuisisi
Pengambilalihan kepemilikan atau pengendalian
atas saham atau aset suatu perusahaan oleh
perusahaan lain.(Muhammad Aji,2010 )

Perbuatan hukum yang dilakukan oleh badan


hukum atau perseroan untuk mengambil alih
baik seluruh atau sebagian besar saham
perseroan yang dapat mengakibatkan beralihnya
pengendalian terhadap pesrseroan
tersebut.(Peraturan Pemerintah RI no.27 tahun
1998)
Skema akusisi
Sebelum akuisisi Setelah akuisisi

Perusahaan A Perusahaan A

Pengendalian

Perusahaan B Perusahaan B
MERGER
Penggabungan bersama dua atau lebih perusahaan menjadi
satu bisnis menurut basis yang disetujui semua pihak oleh
manajemen perusahaan dan pemegang saham. Merger
merupakan satu bentuk pertumbuhan eksternal yang
meliputi perusahaan-perusahaan yang melakukan ekspansi
horisontal , vertikal atau konglomerasi.( Chisthoper,2006
:373 )

Perbuatan hukum yang dilakukan oleh dua perseroan atau


lebih untuk menggabungkan diri dengan perseroan lain
yang telah ada dan selanjutnya perseroan yang
menggabungkan diri menjadi bubar. ( Peraturan Pemerintah
RI No.27 tahun 1988)
Skema merger

Perusahaan A
Perusahaan A
Atau
Perusahaan B

Perusahaan B
Tujuan akuisisi dan merger

1. Motif Ekonomi

2. Motif Sinergi

3. Motif Diversifikasi

4. Motif Non-Ekonomi
1. Motif Ekonomi
a. Mengurangi waktu, biaya dan risiko kegagalan
memasuki pasar baru
b. Mengakses reputasi teknologi, produk dan merk
dagang
c. Memperoleh individu-individu sdm yang profesional
d. Membangun kekuatan pasar
e. Memperluas pangsa pasar
f. Mengurangi persaingan
g. Mendisversifikasi lini produk
h. Mempercepat pertumbuhan
i. Menstabilkan cash flow dan keuntungan
2. Motif sinergi
a. Sinergi operasi
b. Sinergi finansial
c. Sinergi manajerial
d. Sinergi teknologi
e. Sinergi pemasaran
3. Motif diversifikasi
Strategi pemberagaman bisnis dengan
maksud mendukung aktivitas bisnis dan
operasi perusahaan untuk mengamankan
posisi bersaing
4. Motif non-ekonomi
a. Motif Hubris Hypothesis
Berdasarkan kepentingan pribadi para
eksekutif perusahaan.
b. Ambisi pemilik
Ambisi perusahaan untuk menguasai berbagai
sektor bisnis.
KLASIFIKASI AKUISISI DAN MERGER
KKLASIFIKASI MERGER

a. Merger horisontal
Merger antara dua atau lebih perusahaan yang bergerak dalam
industri yang sama.

b. Merger vertikal
Integrasi yang melibatkan perusahaan-perusahaan yang
bergerak dalam tahapan – tahapan proses produksi atau operasi.

c. Merger konglomerat
Merger dua atau lebih perusahaan yang masing-masing bergerak
dalam industri yang tidak terkait.

d. Merger ekstensi pasar


Merger yang dilakukan oleh dua atau lebih perusahaan untuk
secara bersama-sama memperluas area pasar.

e. Merger ekstensi produk


Merger yang dilakukan oleh dua atau lebih perusahaan untuk
memperluas lini produk masing-masing perusahaan.
KLASIFIKASI AKUISISI

a. Akuisisi saham
Akuisisi ini dapat dilakukan dengan cara membeli
seluruh atau sebagian saham –saham perusahaan.

b. Akuisisi aset
Akuisisi ini dapat dilakukan membeli sebagian atau
seluruh aktiva atau aset perusahaan lain.
Kelebihan Dan Kekurangan
Akuisisi Dan Merger
Kelebihan
a. Dengan skala usaha yang relatif besar, konglomerat dapat
menikmati dan memanfaatkan economies of scale

b. Dengan melaksanakan diversifikasi setiap perusahaan yang


berada di bawah kepemilikan konglomerat dapat menikmati
dan memanfaatkan eksternal economies karena terbukanya
peluang untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas yang
pada gilirannya akan mendapatkan laba yang memuaskan
.
c. Dengan melakukan diversifikasi usaha yang relatif besar,
dapat meningkatkan profesionalisme dan mempercepat
penguasaan alih teknologi.
d. Dengan efisiensi dan produktifitas yang lebih tinggi pada
gilirannya dapat ekspor, menciptakan dan memperluas
kesempatan kerja serta mendukung industrialisasi.

e. Bargaining position yang lebih kuat.

f. Dari segi manajemen, sentralisasi pengambilan keputusan


mengandung aspek positif seperti pengambilan keputusan
yang cenderung lebih cepat, berpandangan jauh ke depan
dan berwawasan kuat.
kekurangan
a. Apabila penggabungan usaha tidak dibatasi dalam jenis
dan skala usahanya, maka cenderung dapat menimbulkan
free fight liberalism, yang pada akhirmnya bermuara pada
struktur pasar baru yang monopolistis.

b. Sentralisasi pengambilan keputusan dapat dimanfaatkan


untuk melakukan manipulasi pelaporan hasil usaha

c. Integrasi horisontal dengan tujuan mengurangi jumlah


pesaing maupun vertikal dapat berdampak pada
melemahnya ,mekanisme pasar yang menjurus kepada
monopoli.
d. Dengan adanya sentralisasi pengambilan keputusan,
maka kepentingsn tiap perusahaan anak
disubordinasikan pada kepentingsn perusahaan induk
yang akan berdampak negatif & destruktif.

e. Kecendrungan timbulnya praktik reprocity


Penyebab KEGAGALAN AKUSISI
DAN MERGER
Berdasrkan studi Society for Human Resources
Management Foundation dan Tower Perrin pada tahun 2000
( Rei, 2004 ), ada 7 penghalang utama dalam mencapai
hasil dari merger dan akuisisi yang diharapakan, yaitu :
1.Ketidakmampuan mempertahankan kinerja keuangan
2. Menurunnya produktifitas
3. Hilang atau mundurnya para karyawan andalan
4. Persaingan atau pertentangan gaya atau ego antar
anggota manajemen.
5. Ketidakmampuan melakukan manajemen perubahan.
6. Lemahnya komunikasi dan ketidakjelasan tujuan merger
atau sinergi.
TERIMA KASIH