You are on page 1of 13

ADMINISTRASI

PESERTA DIDIK
KELOMPOK 1
AULIA M NUGRAHA PUTRA
ENGLA PRATAMA PUTRI KRISMONIKA
INTAN SOERAYA KOMALASARI
MHD FADHILLAH
ADMINISTRASI PESERTA DIDIK
Administrasi peserta didik adalah aktivitas diluar kegiatan
Administrasi peserta didik adalah aktivitas diluar kegiatan
pembelajaran
pembelajaran yang
yangbisa mempengaruhi
bisa mempengaruhikehidupan peserta
kehidupan peserta
didik disekolah,
disekolah,termasuk
termasukmempengaruhi
mempengaruhi pencapaia tujuan
pencapaia tujuan
pendidikannya

Secara garis
garisbesar A. Gaffer
besar MS mengelompokkan
A. Gaffer MS mengelompokkan
administrasi kesiswaan menjadi tiga bidang besar yaitu
1. Pupil Inventory berupa daftar yang mengambarkan data siswa yang akan memasuki suatu
lembaga pendidikan atau sekolah.
2. Pupil Accounting penyusunan keterangan-keterangan tentang tingkah laku siswa/murid
selama bersekolah.
3. Pupil Personel semua layanan dan seluruh usaha-usaha yang dilakukan oleh sekolah untuk
Service kemajuan siswa/murid.
TUJUAN ADMINISTRASI PESERTA DIDIK
Secara umum, tujuan administrasi kesiswaan adalah mengatur kegiatan-kegiatan siswa agar
kegiatan-kegiatan tersebut menunjang proses belajar mengajar disekolah, lebih lanjut,
proses belajar mengajar disekolah dapat berjalan lancar, tertib dan teratur sehingga dapat
memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah dan tujuan pendidikan secara
keseluruhan
Tujuan khusus
1. Meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan psikomotor peserta
didik

2. Menyalurkan dan mengembangkan kemampuan umum (kecerdasan),


bakat dan minat peserta didik.

3. Menyalurkan aspirasi, harapan dan memenuhi kebutuhan peserta


didik.
FUNGSI ADMINISTRASI PESERTA DIDIK
1. Memfasilitasi peserta didik agar bias mengembangkan potensi-potensi
individualisnya dengan lancer.

2. Memfasilitasi peserta didik agar bisa bersosialisasi dengan teman sebaya,


keluarga dan sosial masyarakatnya serta peka terhadap masyarakat disekitarnya.
PROSES ADMINISTRASI PESERTA DIDIK
1. Penerimaan peserta didik baru.

Didalam penerimaan peserta didik, ada beberapa


Prosedur Penerimaan
kebijakan operasional yang harus dibuat oleh peserta didik
manager sekolah

Penentuan daya tampung

Sistem penerimaaan

Penentuan persyaratan
administrativ
PROSES ADMINISTRASI PESERTA DIDIK
2. PENEMPATAN PESERTA DIDIK

Proses atau kegiatan selanjutnya dalam pelaksanaan managemen peserta didik adalah penempatan peserta didik
dalam kelompok atau kelas. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan oleh manager sekolah di dalam
masalah penempatan peserta didik ini, hal-hal tersebut yaitu :

• Komposisi grup atau cara pengelompokan peserta didik

• Besarnya ruangan kelas.

• Pengulangan kelas atau retention (tinggal kelas).


PROSES ADMINISTRASI PESERTA DIDIK
3. PEMBINAAN PESERTA DIDIK

suatu usaha yang dilakukan sekolah untuk membantu dengan cara membimbing, mengarahkan,
dan memotivasi peserta didik agar mereka dapat melaksanakan segala aktivitas pembelajarannya
dengan baik.

kegiatan-kegiatan dalam pembinaan ini

Setiap peserta didik baru harus mendapatkan orientasi atau


a. Orientasi peseta didik baru pengenalan yang lebih baik tentang lingkungan sekolahnya
yang baru.
kehadiran peserta didik apapun alasannya, harus menjadi
b. Pengabministrasian perhatian kepala sekolah dan guru. Hal ini sangat penting
kehadiran peserta didik karena akan sangat berpengaruh terhadap program
pembelajaran peserta didik.
kegiatan-kegiatan dalam pembinaan ini

Disiplin sangat penting artinya baginya keberhasilan didalam


c. Pengaturan kedisiplinan peserta didik kehidupan termasuk disalaam proses pembelajaran. Disiplin
peserta didik dapat diartikan sebagai kepatuhan dan ketaatan
peserta didik dalam segala aturan dan ketentuan yang telah
ditetapkan sekolah

d. Mutasi dan promosi peserta didik Mutasi dan promosi adalah bentuk pelayanan atau kegiatan lain
yang diberikan kepada peserta didik dalam managemen peserta
didik. Mutasi adalah perpindahan seseorang dari suatu tempat
ketempat lain. Promosi adalah perpindahan dari suatu posisi ke
posisi lain dalam tingkatan yang lebih tinggi.

e. Pengaturan tata tertib dan sanksi Tata tertib peserta didik yaitu aturan-aturan yang dikenakan
kepada peserta didik yang menyangkut hal apa saja yang boleh
dan tidak boleh untuk dilakukan oleh peserta didik.

Kegiatan ekstra kurikuler biasanya adalah kegiatan untuk


f. Penyedian ekstrakulikuler mengembangkan bakat, minat, kreativitas, dan kemampuan siswa
diluar kegiatan pembelajaran dikelas.
JENIS-JENIS INSTRUMENT YANG DIGUNAKAN DALAM ADMINISTRASI
PESERTA DIDIK
Untuk mempermudah dan memperlancar jalannya administrasi kesiswaan maka perlu ditunjang oleh
berbagai instrumen atau alat kelengkapan yang diperlukan. Instrumen yang dimaksud antara lain
breupa buku-buku, format-format yang digunakan untuk merekam semua data dan informasi yang
berkenaan dengan siswa. Instrumennya yaitu :
Buku induk merupakan buku pokok, karena didalamnya memuat semua informasi
yang dianggap lengkap mengenai keadaan siswa. Informasi tersebut dapat
• Buku Induk
meliputi identitas pribadi siswa sampai pada informasi mengenai nilai-nilai hasil
belajar yang diperoleh siswa

• Buku Klaper Kegunaan utama buku klaper adalah untuk memudahkan mencari data murid,
apalagi belum diketahui nomor induknya. Hal ini mudah ditemukan dalam buku
klaper karena nama murid disusun menurut abjad.

• Buku/Daftar Keadaan Siswa Buku ini menggambarkan keadaan jumlah keseluruhan siswa di sekolah.
Biasanya gambaran keadaan siswa di suatu sekolah akan terus teridentifikasi
setiap bulannya.
• File Penyimpan Berkas Siswa

Berkas-berkas yang sifatnya terlepas-lepas perlu diarsipkan dengan baik oleh


sekolah, misalnya foto copy STTB, akte kelahiran, surat keterangan pindah dan
sebagainya. Semua berkas itu sebaiknya dibundelkan menurut kelompok
masing-masing, sehingga berkas itu akan mudah ditemukan bila diperlukan.
PERAN GURU DALAM ADMINISTRASI PESERTA DIDIK
1. Guru dapat dilibatkan dalam penerimaan murid baru, dengan menunjuk mereka sebagai panitia penerimaan
yang dapat melaksanakan tugas-tugas teknis mulai dari pencatatan penerimaan sampai dengan pelaporan
pelaksanaan tugas.

2. Peranan yang besar dalam masa orientasi dipegang oleh guru kelas satu, disamping kepala sekolah. Tugas
guru adalah membuat murid dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Peranan guru dalam
hal ini sangat penting, karena kekeliruan dalam orientasi dapat .
3. Untuk pengaturan kehadiran murid di kelas, guru pun mempunyai andil yang besar.

4. Guru harus mampu menciptakan suasana yang mendorong timbulnya motivasi murid untuk senantiasa
berprestasi tinggi.

5. Guru juga harus berperanan besar dalam menciptakan disiplin sekolah atau kelas yang baik, karena di
sekolah merupakan masa pembentukan disiplin yang sangat menentukan untuk masa selanjutnya. Untuk
membuat murid disiplin, guru diharapkan mampu menjadi contoh atau panutan bagi murid-muridnya.