You are on page 1of 15

Nama : Jumriana (102018015)

Theresa Ann campo perso, seorang anak penderita pulang


rumpang otak (anencephaly) yang dikenal public sebagai “bayi
Theresa”. Rumpang otak merupakan cacat bawaan yang paling
buruk. Bayi penderita rumpang otak kadang dianggap sebagai
“bayi tanpa otak” dan hal ini membari gambaran yang kurang
lebih besar, tetapi tidak tepat. Bagian-bagian penting dari otak
celebrum dan cerebellum-hilang, juga bagian atas dari
tengkorak. Namun, batang otak tetap ada, dan fungsi-fungi
otonomik seperti pernapasan dan detak jantung pun tetap
berjalan di amerika serikat, kebanyakan kasus rumpag otak
bisa diketahui sejak kandungan dan kemudian digugurkan.
Dari antara yang tidak digugurkan, ada separo yang bisa lahir.
Setiap tahun sekitar 300 anak yang bisa di lahirkan, tetapi
mereka biasanya meninggl dalam waktu beberapa hari.
Kasus mengenai bayi Theresa tidak akan dikenal kalau orang
tuanya tidak mengajukan permintaan yang tidak lazim. Ketika
tahu bahwa anak mereka tidak dapat hidup lama dan kalaupun
dapat hidup. Dia tidak akan mempunyai kesadaran, orang tua bayi
Theresa kemudian merelakan organ-organ anaknya untuk
transplantasi. Mereka berfikir, hati, ginjal, jantung, paru-paru, dan
mata Theresa dapat disumbangkan untuk anak-anak lain, yang
dapat memanfaatkannya. Para dokter sepaham, hal ini sebagai
seuatu yang baik. Paling sedikitnya 2000 anak memerlukan
transplantasi setiap tahunnya dan organ yang bisa digunakan
tidak pernah cukup. Meskipun demikian, organ-organ ini tidak
juga diambil karna hokum diflorida tidak memperbolehkan
pengambilan organ-organ kalau si pemberi belum meninggal.
Ketika bayi Theresa meninggal, Sembilan hari kemudian, saat itu
sudah terlambat bagi anak-anak lain. Organ-organ tidak dapat di
transplantasikan karena sudah rusak. Kisah mengenai bayi
Theresa disurat kabar menimbulkan diskusi public. Apakah bisa
dibenarkan pengambilan organ-organ seorang anak yang
mengakibatkan kematiannya, demi menolong anak-anak lain?
Apakah bisa dibenarkan pengambilan organ-
oran yang mengakibatkan bayi Theresa
meninggal ?
 Mahasiswa mampu berfikir kritis
 Manusia dapat menerapkan filsafat
Kelainan atau kecacatan
Anencephal lahir bawaan. Bayi
memepunyai otak tetapi
tidak berbentuk lengkap.

Bagian terbesar otak manusia


Celebrum dibagi menjadi bagian,
hemisfer celebrum kiri dan
kanan

Bagian dari otak yang mengontrol


Cerebellum kordinasi gerakan, berjalan dan
keseimbangan.
Silogisme Kategoris
Kajian
epistemologi Silogisme Hipotesis

Transplantasi
Teleologi
organ-penderita
Moral
rumpang otak Deontologi

Ciri-ciri
Keputusan keputusan etis
Etis
Terdapat pro dan kontra dalam kasus ini.
Epistemologi adalah cara serta arah berfikir
manusia dalam menemukan dan memperoleh
suatu ilmu pengetahuan dan menggunakan
kemampuan rasio (akal), indera serta intuisi.
Dan sebagai ilmu filsafat yang mempelajari
mula atau sumber,struktur, metode dan sahnya
(valibilitasnya) pegetahuan.
1. Metodologi
2. Lodika
 Silogisme Kategoris adalah silogisme yang
premis-premisnya dan kesimpulannya berupa
keputusan kategoris.

 Silogisme Hipotesis, silogisme yang berdiri


atas waktu premisi atau lebih yang berupa
keputusan hipotesis.
 Teologi merupakan suatu tindakan yang
menjelaskan fenomena berdasarkan akibat
yang dihasilkan atau konsekuensi yang dapat
terjadi.
 Deontologi pandangan etika normatif yang
menilai maralitas suatu tndakan berdasarkan
kepatuhan peraturan yang berbasis
kewajiban.
 Pengambilan ketuputusan etik merupakan
suatu proses dari pengambilan keputusan
yang didalamnya terdapat ilmu kedudukan
dan etika.
 Mempunyai pertimbangan benar salah
 Sering menyenangkan pilihan yang sukar
 Tidak mungkin dielakkan
 Dipengaruhi oleh norma, situasi, iman, dan
lingkungan sosial
Walaupun pendonor dilakukan demi kebaikan
orang banyak tetapi tetap saja kita tidak
menghargai hak hidup dari bayi tersebut dan
melanggar kaidah etika. Karena membunuh
manusia untuk menolong orang lain tidak
benar. Walaupun bayi yang menderita
anencephsly yang berarti ia tidak memiliki
perasaan tetapi tetap saja ia adalah manusia.
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan dan kita
harus menghargai semua ciptaan Tuhan bukan
untuk membunuhnya.
TERIMAKASIH