You are on page 1of 26

MOTIVASI & INSPIRASI ISLAMI

AL QUR’AN PETUNJUK
UNTUK MERIAH SUKSES & BERKAH
(THE MIRACLE OF AL-QUR’AN

OLEH
Rahmat Abu Bakar
Sang Pemberdaya Ummat

HP 0813 1942 3919


EMAIL :
rahmatabubakar65@yahoo.co.id
Face book : rahmat abubakar annahl
Website : pemberdayaanumat.com
FUNGSI AL-QUR’AN
1. Membenarkan bahwa Muhammad SAW sebagai
rosul (dengan menantang orang kafir untuk membuat semisal
Al-Qur’an, kalau Al-Qur’an buatan Muhammad SAW).

a. Tantangan pertama
Untuk membuat satu Al Qur’an
‫ين‬
َ ِ‫صا ِدق‬
َ ‫وا‬ُ ‫ن‬‫ا‬ َ
‫ك‬ ‫ن‬‫إ‬
ِ ‫ه‬
ِ ‫ل‬
ِ ْ ‫ث‬‫م‬ِ ٍ
‫ث‬ ‫ي‬‫د‬ِ ‫ح‬
َ ِ ‫ب‬ ‫وا‬ُ ‫ت‬ْ ‫أ‬ ‫ي‬‫ل‬ْ
َ َ‫ف‬ •
“Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat
yang semisal Al-Qur’an itu jika mereka
orang-orang yang benar.” ( QS. 52 : 34 )
Ternyata tidak bisa
b. Tantangan kedua untuk membuat 10 surat saja.

َ َ ‫عواْ َم ِن ا ْست‬
‫ط ْعتُم ِمن‬ ُ ‫ت َوا ْد‬ ُ ‫ون ا ْفت َ َراهُ قُ ْل فَأْتُواْ ِبعَ ْش ِر‬
ٍ ‫س َو ٍر ِمثْ ِل ِه ُم ْفت َ َريَا‬ َ ُ‫أ َ ْم يَقُول‬
‫ين‬ َ ‫َّللا ِإن ُكنت ُ ْم‬
َ ِ‫صا ِدق‬ ِ ‫ُون ه‬
ِ ‫د‬
“….Katakanlah: (kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surat-
surat yang dibuat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang
yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang
orang-orang yang benar.”( QS. 11 : 13 )
 TERNYATA TIDA BISA

c. Tantangan ketiga untuk membuat satu surat saja

‫َّللا‬ َ َ ‫عواْ َم ِن ا ْست‬


ِ ‫ط ْعتُم ِمن د‬
ِ ‫ُون ه‬ ُ ‫ورةٍ ِمثْ ِل ِه َوا ْد‬
َ ‫س‬ُ ‫أ َ ْم يَقُولُونَ ا ْفت َ َراهُ قُ ْل فَأْتُواْ ِب‬
َ ‫ِإن ُكنت ُ ْم‬
َ‫صا ِد ِقين‬

“..Katakanlah (kalau benar yang kamu katakan itu), maka cobalah


datangkan sebuah surat seumpamanya… QS. 10 : 38”
Ternyata tidak ada yang bisa.
d. Tantangan ke 4 untuk membuat 1 surat yang mirip

ِ ‫ش َه َدا َء ُكم ِمن د‬


‫ُون‬ ُ ‫ور ٍة ِمن ِمثْ ِل ِه َوا ْد‬
ُ ْ‫عوا‬ َ ‫س‬ُ ‫ع ْب ِدنَا فَأْتُواْ ِب‬ َ ‫ب ِم هما ن هَز ْلنَا‬
َ ‫علَى‬ ٍ ‫َو ِإن ُكنت ُ ْم ِفي َر ْي‬
َ ‫َّللا ِإ ْن ُكنت ُ ْم‬
َ‫صا ِد ِقين‬ ِ‫ه‬

“….. maka buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Qur’an itu dan
ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang
benar. ( QS. 2 : 23)”.  TERNYATA TIDAK BISA

e. Al-Qur’an menegaskan:  TIDAK AKAN BISA

َ‫آن الَ يَأْتُونَ ِب ِمثْ ِل ِه َولَ ْو َكان‬


ِ ‫علَى أَن يَأْتُواْ ِب ِمثْ ِل َه َذا ْالقُ ْر‬ َ ‫نس َو ْال ِج ُّن‬
ُ ‫اإل‬
ِ ‫ت‬ ْ ‫قُل لهئِ ِن‬
ِ َ‫اجت َ َمع‬
‫يرا‬ َ ‫ض‬
ً ‫ظ ِه‬ ٍ ‫ض ُه ْم ِلبَ ْع‬
ُ ‫بَ ْع‬

“Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang


serupa dengan Al-Qur’an ini, niscaya mereka tidak akan dapat
membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi
pembantu bagi sebagian yang lain.” (QS. 17:88)
2. Fungsi utamanya :
Al-Qur’an adalah sebagai
petunjuk untuk seluruh
umat manusia.

Petunjuk yang dimaksud adalah


petunjuk agama atau yang biasa
disebut sebagai “syariat”. Syariat dari
segi pengertian kebahasaan berarti
jalan menuju sumber mata air.
AL QUR’AN SEBAGAI MUKJIZAT
Memiliki 3 aspek :

1. Aspek keindahan & ketelitian


Redaksi-redaksinya

2. Aspek informasi
Ghoibnya

3. Aspek Isyarat
Ilmiahnya
1. Aspek Keindahan & Ketelitiannya

a. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata


dengan antonimnya.

Beberapa contoh di antaranya:


- Al-hayah (hidup) dan al-mawt (mati),
masing-masing sebanyak 145 kali.
- Al-naf’ (manfaat) dan al-madharrah
(mudarat), masing-masing sebanyak 50 kali.
- Al-Har ( panas ) dan Al-bard ( dingin ), masing-
masing 4 kali
- Al-Shalihat (kebajikan) dan Al-Sayyiat (keburukan),
masing-masing 17 kali
- Al-Thumma ninah (kelapangan/ketenangan) dan Al-
l-dhiq (esempitan/kekesalan), masing-masing 13 kali
- Al-kufr (kekufurn ) dan Al-Iman (iman ) dalam
bentuk definitif, masing-masing 17 kali
- Al-shayf (musim panas) dan Al-syita’ (musim
dingin), masing-masing 1 kali
- dll
b. Keseimbangan jumlah bilangan kata dengan
sinonimnya/makna yang dikandungnya.
Contoh:
- Al-harts dan al-zira’ah (membajak/bertani), masing-
masing sebanyak 14 kali.
- Al-’ushb dan al-dhurur (membanggakan diri/angkuh),
masing-masing sebanyak 27 kali.
- Al-dhallun da al-mawta (orang sesat/mati (jiwanya) ),
masing-masing 17 kali
- Al Qur’an, al-wahyu dan Al-Islam (Al-qur’an, wahyu
dan Islam), masing-masing 70 kali
- Al-’aql dan Al-nur (akal dan cahaya), masing-masing
49 kali
- Al-jahr dan al-’alaniyah (nyata) masing-masing 16 kali
c. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata
dengan jumlah kata yang menunjuk kepada
akibatnya.
Contoh:
- Al-infaq (infak) dengan al-ridha (kerelaan), masing-
masing 73 kali.
- Al-bukhl (kekikiran) dengan al-hasarah (penyesalan),
masing-masing 12 kali.
- Al-kafirun (orang-orang kafir) dengan al-nar/al-
ahraq (neraka/pembakaran), masing-masing 154 kali
- Al-zakah (zakat/penyucian) dengan al-barakat
(kebajikan yg banyak), masing-masing 32 kali
- Al-fahisyah (kekejian) dengan al-ghadhab (murka),
masing-masing 26 kali
d. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan kata
penyebabnya.
Contoh:
- Al-israf (pemborosan) dengan al-sur’ah (ketergesa-gesaan),
masing-masing 23 kali.
- Al-maw’izhah (nasihat/petuah) dengan al-lisan (lidah), masing-
masing 25 kali.
- Al-asra (tawanan) dengan al-harb (perang), masing-masing 6 X
- Al-salam (kedamaian) dengan al-thayyibat (kebajikan), masing-
masing 60 kali

e. Di samping keseimbangan-keseimbangan tersebut, ditemukan


juga keseimbangan khusus.
(1) Kata yawm (hari) dalam bentuk tunggal sejumlah 365 kali.
Sedangkan kata “hari” yang menunjuk kepada bentuk plural
(ayyam) atau dua (yawmayni), jumlah keseluruhannya hanya 30
kali. Selain itu, kata yang berartu “bulan” (syahr) hanya terdapat
12 kali.
(2) Al-Qur’an menegaskan bahwa langit ada “tujuh”.
Penjelasan ini diulanginya sebanyak tujuh kali pula,
yakni, dalam ayat Al-Baqarah 29, Al-’Isra 44, Al-
Mu’minun 86, Fushilat 12, Al-Thalaq 12, Al-Mulk 3,
dan Nuh 15. Selain itu, penjelasan tentang terciptanya
langit dan bumi dalan enam hari dinyatakan pula
dalam tujuh ayat.

(3) Kata-kata yang menunjuk kepada utusan Tuhan,


baik rasul (rosul), atau nabiyy (nabi), atau basyir
(pembawa berita gembira), atau nadzir (pemberi
peringatan), keseluruhannya berjumlah 518 kali.
Jumlah ini seimbang dengan jumlah penyebutan
nama-nama nabi, rosul, dan pembawa berita tersebut
yakni 518 kali.
2. Aspek Pemberitaan-pemberitaan ghoibnya.
Contoh:
1. Kisah Fir’aun
Fir’aun yang mengejar-ngejar Nabi Musa,
diceritakan dalam surah Yunus. Pada ayat 92 surah
itu, ditegaskan bahwa “Badan Fir’aun tersebut akan
diselamatkan Tuhan untuk menjadi pelajaran
generasi berikut”.
Hal itu telah terjadi sekitar 1200 tahun SM.
Pada tanggal 8 Juli 1908, Elliot Smith mendapat izin
dari pemerintah Mesir untuk membuka pembalut-
pembalut Fir’aun tersebut berdasarkan bukti dari
temuan sejarah Loret (ahli purbakala) pada tahun
1896 dan beliau menemukan jasad utuh seperti yang
diberitakan oleh Al-Qur’an.
2. Bulan Terbelah

QS Al-Qamar ayat 1
“Telah dekat (datangnya)
saat ini dan telah terbelah
bulan.”
KETIGA : ASPEK ISYARAT ILMIYAHNYA
AWAN CUMULUS NIMBUS
• Jatuhnya Pesawat Airbus Air Asia A320 dengan
nomor penerbangan QZ 8501, disebabkan oleh awan
cumulus nimbus yang tingginya seperti gunung-
gunung raksasa yang dapat menyebabkan turbulensi
dan mesin mati.

• Didalam awan cumulus nimbus terdapat butiran es


yang menyebar, dan badai petir yang mengkilat, kalau
butiran es itu masuk ke engine maka dapat
menyebabkan mesin mati.

• Nabi Muhammad SAW 1400 thn yang lalu sudah


menjelaskan tanpa pesawat, satelit, teropong dll

• Lihat Qur’an surat An-Nur (24) : 43


‫ف بَ ْينَهُ ث ُ َّم يَ ْجعَلُهُ ُر َكا ًما فَت َ َرى‬ُ ‫س َحابًا ث ُ َّم يُ َؤ ِل‬ َ َّ ‫أَلَ ْم ت َ َر أ َ َّن‬
َ ‫َّللا يُ ْز ِجي‬
‫س َماء ِمن ِجبَا ٍل فِي َها ِمن‬ َّ ‫ج ِم ْن ِخال ِل ِه َويُنَ ِز ُل ِم َن ال‬ ُ ‫ق يَ ْخ ُر‬َ ‫ا ْل َو ْد‬
َ ‫ص ِرفُهُ عَن َّمن يَشَاء يَ َكا ُد‬
‫سنَا بَ ْر ِق ِه‬ ْ َ‫يب ِب ِه َمن يَشَاء َوي‬ ُ ‫بَ َر ٍد فَيُ ِص‬
ِ)43 ‫ص ِار[النور‬ َ ‫ب ِباأل َ ْب‬ ُ ‫يَ ْذ َه‬
Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan,
kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya,
kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka
kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya
dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari
langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti)
gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-
butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan
dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya.
Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan
penglihatan.
KEOTENTIKAN AL-QUR’AN
1. Allah yang menjaga Nya

َ ُ
‫ون‬ ُ ِ‫الذ ْك َر َو ِإنَّا لَهُ لَ َحاف‬
] 9 : ‫[ الحجر‬ ِ ‫ِإنَّا نَ ْح ُن نَ َّز ْلنَا‬
“Sesungguhnya Kamilah yang
menurunkan AlQur’an, dan pasti
Kami (pula) yang memeliharanya.”
(QS. 15 : 9 )
DENGAN RAHASIA ANGKA 19

َ *‫لَ هوا َحةٌ ِل ْلبَش َِر‬


َ َ‫علَ ْي َها ِت ْسعَة‬
‫عش ََر‬
(Neraka Saqar) adalah pembakar kulit
manusia , Dan di atasnya ada sembilan
belas (malaikat penjaga). (QS. 74 : 29-30)
‫الر ِحي ِم‬
‫الر ْح َم ِن ه‬ ‫ِب ْس ِم ه ِ‬
‫َّللا ه‬
‫) ‪19 ( 1 x 19‬‬ ‫=‬ ‫اسم‬
‫) ‪2.698 ( 142 x 19‬‬ ‫=‬ ‫هللا‬
‫)‪57 ( 3 x 19‬‬ ‫=‬ ‫الرحمن‬
‫) ‪114 ( 6 x 19‬‬ ‫=‬ ‫الرحيمم‬
‫‪awalny kata al-Rahim sebanyak 115 X …………….. QS 9 : 128‬‬
Huruf-huruf hijaiyah yang terdapat pada awal beberapa surah
dalam Al-Qur’an adalah jaminan keutuhan Al-Qur’an
- Huruf ‫( ق‬qaf) yang merupakan awal dari surah ke-50,
ditemukan terulang sebanyak 57 kali atau 3x19.
- Huruf-huruf ‫( ك‬kaf), ‫( ه‬ha’), ‫( ي‬ya’), ‫‘( ع‬ayn), ‫ص‬
(shad), dalam surah Maryam, ditemukan sebanyak 798
kali atau 42x19.
- Huruf ‫( ن‬nun) yang memulai surah Al-Qalam,
ditemukan sebanyak 133 atau 7x19. Kedua huruf ‫ي‬
(ya’) dan ‫( س‬sin) pada surah Yasin mesing-masing
ditemukan sebanyak 285 atau 15x19.
- Kedua huruf ‫( ط‬tha’) dan ‫( ه‬ha’) pada surah Thaha
masing-masing berulang sebanyak 342 kali, sama
dengan 18x19.
- Huruf-huruf ‫( ه‬ha’) dan ‫( م‬mim) yang terdapat pada
keseluruhan surah yang dimulai dengan kedua huruf
ini, ha’mim, kesemuanya merupakan perkalian dari
114x19 yakni masing-masing berjumlah 2.116.
2. Adanya
bukti-bukti
sejarah