You are on page 1of 13

ANALISA JURNAL DEPARTEMEN

KMB
“COMPARISON OF EFFECTS OF ORANGE AND LAVENDER
EXTRACT ON FATIGUE IN HAEMODIALYSIS PATIENTS”

DISUSUN OLEH : KELOMPOK 5


RAHIL ZILFAH 201810461011001
NUR AYU WIRAWAN 201810461011044
LISCA LENI WATI 201810461011045
DYAN FAQIH PRADANA 201810461011046

UMM Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan


Abstract
Fatigue is one of the most common side effects of dialysis in hemodialysis patients and
is associated with several psychological and physical complications. A new low-risk
treatment for these patients is the use of complementary and alternative medicine such
as aromatherapy. This study aimed at comparing the effects of inhaling lavender and
orange extracts in hemodialysis patients. This randomized clinical trial
(crossover) was conducted on 30 hemodialysis patients who were referred to
hemodialysis center of Imam Khomeini Hospital in Zabol during February 2015-
April 2016. Patients were divided into two groups of 15, each of which separately
received orange and lavender aromatherapy. Data were collected using a
demographic questionnaire and the Multi-dimensional. Fatigue Inventory (MFI-20).
The demographic questionnaire included age, sex, marital status, occupation,
education, and duration of dialysis. Descriptive statistics and paired t-test were used
for data analysis. Paired t-test showed a significant relationship between fatigue levels
and inhalation of orange extract at the end of the first week (P=0.002); however, no
significant relationship was observed in the second week. No significant relationship
was observed between fatigue levels and inhalation of lavender extract
(P=0.662). Considering the effect of orange extract, orange aromatherapy can
be used as an easy, safe, non-invasive and relatively inexpensive nursing care.
KEY WORDS
1. Orange
2. Lavender
3. Fatigue : keadaan meningkatnya ketidaknyamanan
dan menurunnya efisiensi akibat pekerjaan yang
berkepanjangan atau berlebihan/ kehilangan
tenaga atau kemampuan menjawab rangsangan
4. hemodialysis patients: pasien yang menjalani proses
hemodialisa dimana prosesnya menggunakan alat
hemodialyzer
P : PURPOSE/PROBLEM/POPULASI
 a. Tujuan penelitian di jurnal ini adalah
membandingkan efektivitas pemberian inhalasi
lavender dan ekstrak jeruk.
P : PURPOSE/PROBLEM/POPULASI
 b. Problem: pasien hemodialisa mengalami
fatigue selama menjalani terapi hemodialisa, obat
fatigue yang biasa digunakan mengandung banyak
efek samping dan harganya mahal.
 Critical thinking: Kelemahan fisik yang dirasakan
seperti mual, muntah, nyeri, lemah otot dan edema
merupakan sebagian dari manifestasi klinik dari
pasien yang menjalani terapi hemodialisa
(Ratnawati, 2011)
P : PURPOSE/PROBLEM/POPULASI
 Populasi/sampel: pasien yang terdiagnosa gagal
ginjal dan mengalami hemodialisa. Jumlah sampel
30 pasien hemodialisa yang berada di
Hemodialysis Center of Imam Khomeini Hospital in
Zabol.
kriteria sampel populasi
Kriteria inklusi
1) Hemodilisa 3x/meinggu
2) Riwayat hemodialisa lebihdari 6 bulan
3) Tidak ada riwayat alergiterhadap aroma lavender dan jeruk
4) Tidak ada masalah penciuman
5) Gagal ginjal

Kriteria eksklusi :
1. Menolak untuk berpartisipasi dalam penelitian
2. Transplantasi ginjal
3. Rawat inap di bangsal lain kecuali hemodialisa untuk alasan lain
MI, CVC, dispnea)
Intervensi
30 pasien yang menjalani hemodialisa di bagi kedalam 2 kelompok
intervensi, yaitu kelompok minyak atsiri lavender dan kelompok minyak
atsiri jeruk manis berdasarkan hari genap dan ganjil dalam seminggu.
 Pada fase pertama intervensi, setiap kelompok, Pasien diinstruksikan untuk
menuangkan setetes ekstrak jeruk atau lavender pada kasa ukuruan 2x2 cm
dan menyematkan kain kasa ke baju mereka dan tidur malam setelah
dialysis dilakukan 3x seminggu selama 2 minggu berturut-turut. Pasien
pada kedua kelompok menerima perawatan rutin dengan baik. Tingkat
fatigue di ukur menggunakan kuisioner setiap minggu. Setelah akhir 2
minggu, 2 minggu ini digunakan untuk menentukan dan menghilangkan
efek dari ekstrak.
 Tahap kedua dan serupa dengan tahap pertama, intervensi ekstrak jeruk dan
lavender dilakukan setelah kelompok di tukar, yang kelompok lavender
sebelumnya di beri ekstrak jeruk dan yang kelompok jeruk diberikan
lavender. Level fatigue di evaluasi kembali setiap akhir minggu.
COMPARE
1. Tidak ada perbedaan yang nyata antara kelompok yang diberikan
lavender dan jeruk pada usia, jenis kelamin, status pernikahan, ekonomi,
pendidikan, status pekerjaan, ukuran keluarga, layanan kesehatan, dan
pendapatan. Karena semua kelompok di acak dengan karakteristik yang
sama
2. Hasil perhitungan Paired t-test menunjukkan tidak ada hubungan yang
nyata antara inhalasi ekstrak jeruk dan lavender selama penelitian
(dilihat berdasarkan minggu pertama, kedua, ketiga dan keempat
penelitian) dan mengurangi fatigue. Penelitian Sajjadi et al. (2010),
mayoritas subjek (60,7%) bertahan dari fatigue berat, dan 3.39%
komplain tentang fatigue sedang. Rata-rata menunjukkan fatigue berat.
Penelitian lain yang mirip dari Kim dan Kang juga menunjukkan tidak ada
perbedaan yang nyata antara kelompok eksperimen dan kelompok
control.
Lanjut compare
1. Hasil penelitian jurnal ini juga menunjukkan pijat
essential oil lavender dan jeruk manis lebih efektif
dalam mengurangi fatigue berat. Dibandingkan
dengan kelompok kontro yang tidak menerima
intervensi. Rata-rata tingkat fatigue pada kelompok
control meningkat dibandingakan dengan kelompok
intervensi.
2. Berdasarkan perbandingan efek dari perbandingan
efek jeruk dan lavender pada fatigue, hasil penelitian
menunjukkan fektivitas jeruk lebih baik daripada
lavender dalam mengurangi fatigue berat pada
pasien hemodialisa
OUTCOME
Ekstrak Essential oil jeruk lebih efektif dibandingkan
dengan ekstrak lavender pada pasien hemodialisis
dengan fatigue.
MANFAAT
 TEORITIS
Penelitian ini dapat menjadi dasar implementasi
dalam penerapan aromaterapi pada pasien yang
menjalani hemodialisa, terapi stress, dan relaksasi
pada pasien yang akan menjalani prosedur tindakan
yang menyebabkan kelelahan atau lemas.

 PRAKTIS
Penelitian ini dapat diterapkan sebagai terapi
komplementer aromaterapi pada pasien yang akan
menjalani atau setelah menjalani prosedur hemodialisa.
Daftar pustaka
 Abbas B, Nosratollah M, Abdolghani A,
Mohammadreza F. & Zahra S. (2016). Comparison
of Effects of Orange and Lavender Extract on
Fatigue in Hemodialysis Patients. Der Pharmacia
Lettre. 8 (7):148-152