Вы находитесь на странице: 1из 12

ENCEPHALITIS

KELOMPOK 2 :
NUR SAHIR
ESTER TAWAERUBUN
NOVIA T MANOREK
Pengertian
 Ensefalitisadalah infeksi yang mengenai
system saraf pusat (SSP) yang disebabkan
oleh virus atau mikroorganisme lain yang
nonpurulen. Ensefalitis adalah
peradangan pada parenkim otak akibat
infeksi dari bakteri atau virus.
Etiologi
Pada umumnya penyebab encephalitis adalah:
 Sifilis
 Racun yang terhirup seperti karbon monoksida atau arsenik
 Reaksi toksin yang dihasilkan karena infeksi seperti demam
tifoi, measles, cacar air
 Reaksi vaksinasi
 Berbagai macam virus, termasuk arbovirus (virus yang
dipindahkan melalui gigitan serangga kepada manusia,
seperti: rabies, st.lois, equine, rocky mountain fever
Patifisiologi
 Arbovirus dipindahkan manusia melalui gigitan dari
bintang atau insekta yang terinfeksi. Pembawa spesifik
dapat diidentifikasi untuk berbagai macam tipe
encephalitis. Infiltrasi virus terjadi pada daeerah
pervaskuler dari otak. Lekosit dan sel-sel stin mengalami
proliferasi yang luas sehingga penampilannya seperti
abses. Virus yang berada pada manusia seperti measles
dan herpes simplek dipindahkan secara sistemik ke
susunan saraf pusat. Beberapa virus diperkirakan
memiliki daerah spesifik pada otak, contoh virus equine
berkumpul diserebrum dan batang otak, infeksi st.louis
berkumpul pada thalamus dan otak tengah. Yang lain
seperti rabies dan rocky mountain mempunyai sifat
infiltrasi yang difus pada parinkim otak.
Manifestasi klinis
Manifestasi klinis spesifik klien encephalitis adalah:
-Perubahan tingkat kesadaran
-Aphasia
-Hemiparesis
-Atksia
-Nistagmus
-Paralisis ocular
-Kelemahan pada wajah
Pemeriksaan Penunjang

1. Lumbal pungsi (pemeriksaan CSS)


 Cairan warna jernih
 Glukosa normal
 Leukosit meningkat
 Tekanan Intra Kranial meningkat.

2. Protein agak meningkat


3. Kultur darah/ hidung/tenggorokan/urin
4. CT Scan/ MRI
Penatalaksanaan
Penataksanaan medis meliputi:
 Tindakan isolasi atau pengontrolan infeksi
sebagaimana indikasi dari organisme,
 Pemberian obat-obatan antibiotik, analgesic,
antikejang, antipiretik,
 dukungan ventilator/oksigen, hipotermia, terapi
cairan/elektrolit, Mempertahankan hidrasi, monitor
balans cairan; jenis dan jumlah cairan yang diberikan
tergantung keadaan.
Komplikasi
Komplikasi pada ensefalitis berupa :
1. Retardasi mental
2. Iritabel
3. Gangguan motorik
4. Epilepsi
5. Emosi tidak stabil
6. Sulit tidur
7. Halusinasi
8. Enuresis
ASUHAN KEPERAWATAN
A. PENGKAJIAN
1. Biodata
2. Keluhan Utama
3. Riwayat Kesehatan Sekarang
4. Riwayat Kesehatan Dahulu
5. Riwayat penyakit keluarga
6. Pola-pola fungsi kesehatan
7. Pemeriksaan fisik
Diagnosa Keperawatan
Diagnosa keperawatan adalah suatu penyatuan dari
masalah pasien yang nyata maupun potensial berdasarkan
data yang telah dikumpulkan Diagnosa keperawatan yang
mungkin muncul pada masalah ensefalitis adalah:
1. Pola nafas inefektif b/d kejang kelelahan otot pernafasan
2. Gg. Pemenuhan nutrisi b/d kerusakan saraf V
3. Hambatan mobilitas fisik b/d supali nutrisi menurun
Intervensi Keperawatan

 Intervensi adalah penyusunan rencana


tindakan keperawatan yang akan
dilaksanakan untuk menanggulangi
masalah sesuai dengan diagnosa
keperawatan. Intervensi keperawatan
pasien dengan masalah ensefalitis adalah