You are on page 1of 34

CAMELIA ARISANDI

1821013003
PENGUMPULAN DATA PASIEN
SUMBER DATA
REKAM MEDIK PROFIL PENGOBATAN WAWANCARA
PASIEN / PENCATAT (PASIEN, KELUARGA,
PENGGUNAAN OBAT TNG KESEHATAN LAIN )
DATA

subjektif Objektif
Keluhan / gejala-gejala
Tanda tanda vital
atau alasan utama
pasien datang ke klinik Temuan Fisik atau
pemeriksaan fisik
Riwayat penyakit saat ini
Hasil Uji Laboratorium
yang berkenaan dengan
gejala2 Kadar Obat dalam serum
(Jika tersedia )
Riwayat penyakit dahulu
Hasil Uji diagnostik (jika
Riwayat Pengobatan ada )
Alergi Profil Pengobatan yang
Riwayat sosial dan terkomputerisasi ( jika
keluarga ada )
Evaluasi Menggunakan Metoda Sistematis

Mengidentifikasi masalah terapi obat


( Fokus pada obat pasien dan Penyakit )

Membandingkan masalah medis dan


daftar obat obatan yang diterima pasien
Indikasi tidak
diterapi

Sesuai
indikasi

obat Keselamatan

Efektifitas

Identifaksi
kepatuhan
masalah

Diet

Non obat Olah raga

operasi
2 Pertanyaaan skrining yang digunakan untuk
membuktikan 2 kondisi untuk terapi obat terpenuhi:

Apakah semua
kondisi sudah
ditangani.
Tidak ada
indikasi yang
tidak di obati dan
obat sesuai
untuk semua
indikasi
Apakah semua
terapi obat
sesuai Indikasi.
Membuat daftar tabel masalah terapi obat
INDIKASI TIDAK DITERAPI

 Jika suatu penyakit tidak diobati dengan


salah satu obat atau terapi non obat.
 Perlu tidaknya terapi tambahan untuk suatu
gejala yang tidak disebabkan oleh obat.
 Diperlukannya terapi propilaksis atau
sinergis untuk kondisi pasien
 Ex : pasien dengan atrial fibrilasi mungkin
perlu antikoagulan untuk mencegah
pembekuan darah.
INDIKASI TIDAK DITERAPI

Pertanyaan Untuk pertimbangan :


1. Apakah ada indikasi yang tidak diobati? Jika
demikian mengapa ?
2. Apakah pasien membutuhkan terapi sinergis untuk
melengkapi terapi sudah sedang diberikan ?
3. Apakah pasien membutuhkan Propilaksis
4. Apakah setiap obat pasien berhubungan dengan
kondisi medis ?
5. Apakah pasien menyalah gunakan obat ? Sengaja
atau tidak ?
6. Apakah terapi tanpa obat lebih disukai untuk setiap
kondisi pasien ?
7. Apakah pasien mengambil duplikat terapi tanpa
sebab yang memadai?
8. Apakah obat yang diberikan tidak perlu untuk terapi
efek samping obat.
INDIKASI UNTUK SETIAP OBAT

 Memastikan bahwa setiap obat sesuai dengan


kondisi pasien.
 Setiap obat memiliki indikasi yang tepat
 Menentukan apakah terapi nondrug lebih
baik
 Apakah terapi kombinasi dua obat rasional
atau tidak
 Perlu atau tidak adanya obat tambahan
untuk mengatasi efek samping.
SAFETY DAN EFIKASI

Tepat dosis Waktu/jadwal Bentuk sediaan

• Dosis Tingii/ rendah • Pasien dapat menelan semua


• Jangka waktu Durasi setiap
• Berapa lama pasien telah sediaan oral
terapi obat
menggunakan dosis yang • Bentuk sediaan topikal, otic,
• Kekuatan dosis
sama mata atau dubur dapat
• Interval
• Efek samping atau toksisitas disimpaan dan dikelola
• Potensi interaksi obat dengan benar
• Informasi dosis dari literatur
• Studi literatur untuk • Sediaan cair diukur secara
menyimpulkan adanya benar sebelum diberikan
• Data yang diperlukan masalah
• Teknik pasien untuk obat
• Tinggi Badan
inhaler
• Berat badan
• Teknik injeksi untuk
• Usia pengobatan sendiri
• menyusui
• Kehamilan,dll
SAFETY DAN EFIKASI

BENAR ATAU SALAH


KONTRAINDIKASI Kondisi Refrractory
OBAT

•Pertanyaan pertimbangan
•Apakah pasien •Dokter menggunakan
mendapatkan obat sesuai •Data literatur tentang Obat untuk kondisi
kondisinya? kontra indikasi nonindicated sepanjang
•Apakah ada waktu
•Dokter cenderung
kontraindikasi? menerima pendapat •Dokter membaca literatur
•Apakah kondisi pasien apoteker yang support untuk
refrakter terhadap terapi? kegunnaan obat dalam
•Apakah tersedia terapi mengobati kondisi
yang lebih efektif ? tersebut.
KEPATUHAN

Pertanyaan untuk pertimbangan :


 Apakah pasien mendapat terapi yang sesuai
 Jika biaya terapi terlalu mahal apa aLternatif
 Apa kerugian yang mungkin terjadi jika terapi
diganti
 Keputusan pribadi pasien
ROS farmasi bertujuan untuk
menguji apakah obat yang dipakai
pasien menyebabkan masalah dan
apakah ada efek terapi obat pada
fungsi organ pasien
Hal yang diamati oleh farmasi
 Tanda Vital dari pasien

 apakah Obat Mempengaruhi Funsi Organ


 (jantung, ginjal, liver , dll )

 Cairan tubuh dan elektrolit

 Kardiovaskuler system

 Hematologi system

 System endokrin

 Gastrointestinal

 Neurology

 Dermatology

Setelah ada Indentifikasi masalah terapi obat pada pasien maka harus
ditentukan prioritas mana yang harus diselesaikan.
KESIMPULAN

APOTEKER HARUS MENGUMPULKAN DATA INFORMASI


PASIEN DENGAN LENGKAP SEBELUM MENETAPKAN MASALAH
TERAPI OBAT PADA PASIEN .
REFERENSI

Rekam Medis
CPG EBM
Mary
 Serzone 150 mg oral 2 x 1hari
 Vancenase AQ 2 sprays by nasal inhalation
2 x 1hari jika sesak nafas
 Tylenol saat sakit kepala
 Afrin nasal sprays 2 x1 hari
 Benadryl 4 kapsul sebelum tidur
Mary menggunakan obat ini selama beberapa bulan

 Depresi,
 Alergi
 Hidung tersumbat
 susah tidur,
 tekanan darah 90/60

Semua gejala sudah diterapi, depresi, alergi dan


insomnia kecuali tekanan darah yang rendah
Apakah Mary perlu obat tambahan yang lain untuk
terapi tekanan darahnya?
 Depresi = membaik dg serzone
 Insomnia = sebagian yang terkontrol
 Allergi dan susah nafas = belum teratasi
 ( keluhan utama )
 TD rendah dia tidak menerima terapi obat
ataupun non obat
Serzone : merupakan obat inhibitor alpha
adrenergic yang mungkin bertanggung jawab
terhadap masalah pada tekanan darah dan
hidung tersumbat jadi mary tidak perlu terapi
obat tambahan tapi terapi non obat mungkin
bisa membantu untuk insomnianya.
 Dosis, interval, lama terapi dan bentuk sediaan
 serzone 300 mg / hari Tidak ada masalah
 Vacanse AQ Teknik pemakaian inhaler
tidak dievaluasi ( informasi kurang )
 Afrin pemakaian lama menyebabkan
rebound congestion.
 Benadryl 100 mg.hari dosis berlebih
Efek samping benadryl hipotensi ( terapi
lama )
 Tynelol menyarankan untuk memastikan
dosis tunggal untuk mary.
Identifikasi masalah

Benar obat Kepatuhan Efek samping

Serzone sesuai Vancenase AQ Penyalahgunaan afrin


Vancenase Aq sesuai Mary menyatakan Efek
Tylenol sesuai bahwa obat ini alfa blocking dari
Afrin dan benadryl tidak efektif untuk serzone
ada masalah tapi alerginya sehingga Benadryl berlebihan
merupakan hasil kurang patuh antikolinergik dan
pemilihan obat hipotensi
 Tanda2 vital TD rendah
 Tidak ada gangguan hati atau ginjal
 Status cairan dan elektrolit tidak ada obat yg
memiliki efek tersebut
 Tidak ada masalah paru, hematologi,
endokrin, gastrointestinal, neurologis,
dermatologis, genitourinaria
 Efek pada jantung, mata , telinga dan hidung
dan tenggorokan ( hipotensi dan hidung
tersumbat)
 Kepatuhan pasien pada obat Afrin nasal
semprot dan Vancenase AQ
 Efek Samping Afrin dan Serzone
menyebabkan Hidung tersumbat dan
Hipotensi
 Dosis benadryl yang terlalu tinggi
 Terapi benadryl jangka waktu yang lama
Thank
Thank
you!
you!
Daftar pertanyaan

• Permasalahan apa saja yang sering


1 muncul terkait obat ?

• Apa yang dimaksud dengan data


2 subketif dan data objektif?

• Saran apa yang dapat disampaikan


3 pada pasien terkait kasus.
jawaban pertanyaan No. 1

 Perlu obat
 Tidak perlu suatu obat
 Pasien tidak dapat obat
 Obat salah
 Dosis terlalu rendah
 Dosis terlalu tinggi
 Reaksi Efek samping
 Pasien Tidak Patuh
• Data yang informasi yang didapatkan dari pasien atau
keluarga sebagai suatu pendapat terhadap suatu
2.Subjektif situasi ( keluhan pasien )

• Data yang dapat diobservasi dan diukur.


Objektif

• Memberikan edukasi aturan pemakaian obat yang


benar agar pasien lebih patuh menggunakan obat dan
3. saran edukasi tentang efek samping obat yang digunakan.
Rekomendasi dan monitoring terapi Obat
HOW TO CLERK THE CASE

1.REVIEWING PATIENT'S MEDICAL CHARTS

2.BUILDING A PHARMACIST’S PATIENT DATA BASE

3.CONSTRUCTING A PATIENT'S DRUG THERAPY PROBLEM LIST

4.DESIGNING AND RECOMMENDING A PHARMACIST’ S CARE


PLAN

5. MONITORING CARE PLAN


 Telaah data subjektif dan Objektif
 Gejala terkait Interaksi obat dan efek samping
obat
 Terapi obat ( Termasuk obat non resep ,
herbal); Indikasi ? Tepat obat? Tepat rejimen?
 Evidance based therapy
 Funsi organ utama ( ginjal, hepar )
 Reaksi alergi / hipersensitivitas
 Kepatuhan pasien
 Ubah Obat
 Ubah dosis
 Ubah Rute Pemberian
 Ubah waktu pemberian
 Hentikan Obat
 Lakukan pemantauan ( gejala Klinis dan Uji
laboratorium
 Edukasi pasien ( cara menggunakan obat,
modifikasi gaya hidup )