You are on page 1of 48

PEMELIHARAAN TIKUS DAN MENCIT

SERTA BREEDING PADA TIKUS


KELOMPOK 4 / PRAKTIKUM 2
Ester Mustika S J3P117004
David Juan C J3P117015
Aldona Tegar S J3P117026
Raudhotul Jannah J3P117053
Vanesha Oliveia D J3P117074
Safira Afifah P J3P117078

PROGRAM STUDI PARAMEDIK VETERINER


SEKOLAH VOKASI
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2019
PENDAHULUAN

Mencit
Hewan
Laboratorium
Tikus

Pemeliharaan dan
Perkembangbiakan
TUJUAN

Untuk mendapatkan informasi tentang


pemeliharaan hewan laboratorium yg baik
pada hewan laboratorium mencit dan tikus.
METODOLOGI

18 Februari 2019 – 31 Maret 2019. Waktu


pemeriksaan setiap pagi dan sore

Alat dan bahan yang digunakan


: thermometer, penggaris, papan
jalan, handphone, form
pemeriksaan. Bahan yang
digunakan yakni bedding serbuk
kayu, 2 mencit jantan, 2 tikus
betina.
Pakan • Berupa pellet
mencit dan • Mencit 5gr/ekor
tikus • Tikus 20 gr/ekor

• Diberikan secara
Minum ad-libitum
Prosedur
Pengelompokkan

Data Biologis

Primer
Data Fisiologis

Analisis
Breeding

Sekunder Literatur
SIGNALEMENT
-MENCIT (A)
Kode kandang : 4M
2 Mencit Jenis Kelamin : Jantan
Jantan - MENCIT (B)
Kode kandang : 6M
Jenis kelamin : Jantan

-TIKUS (A)
2 Tikus Kode kandang : 6T
Jantan Jenis kelamin : Betina
Tanda : Tanda spidol
hitam
-TIKUS (B)
Kode kandang : 6T
Jenis kelamin : Betina
Tanda :-
Tabel 3. Data Biologis Mencit

Mencit 4M
Mencit 4M Mencit 6M
Mencit 6M
Parameter
Parameter
II II
II III
III IV
IV V
V VI
VI II II
II III
III IV
IV V
V VI
VI

Panjang
Panjang
Badan
Badan 9.4
9.4 9.4 9.5
9.4 9.5 9.5
9.5 9.5
9.5 9.6
9.6 99 99 99 9.1
9.1 9.1
9.1 9.1
9.1
(cm)
(cm)

Panjang
Panjang 10
10 10
10 10.1 10.1
10.1 10.1 10.2
10.2 10.2
10.2 10.2
10.2 10.2
10.2 10.2
10.2 10.3
10.3 10.3
10.3 10.3
10.3
Ekor (cm)
Ekor (cm)

Berat
Berat 34
34 32
32 33
33 34
34 34
34 35
35 33
33 32
32 32
32 33
33 34
34 34
34
badan (gr)
badan (gr)
9.7
9.6
9.5
Panjang Badan (cm)

9.4
9.3
9.2
9.1
9
8.9
8.8
8.7 Waktu
1 2 3 4 5 6 (Minggu)
Mencit 4M Mencit 6M

Gambar 1. Grafik Rataan Panjang


Badan Mencit
10.35
10.3
10.25
Panjang Ekor (cm)

10.2
10.15
10.1
10.05
10
9.95
9.9
Waktu
9.85
1 2 3 4 5 6 (Minggu
Mencit 4M Mencit 6M

Gambar 2. Grafik Rataan


Panjang Ekor Mencit
35.5

35

34.5

34
Berat Badan (gr)

33.5

33

32.5

32

31.5

31
Waktu
30.5 (Minggu)
1 2 3 4 5 6
Mencit 4M Mencit 6M

Gambar 3. Grafik Rataan Berat


Badan Mencit
Tabel 3. Data Biologis Tikus
Tikus 6T (A) Tikus 6T (B)
Parameter
I II III IV V VI I II III IV V VI

Panjang
Badan 18 18 18 18.1 18.1 18.2 18.5 18.5 - - - -
(cm)

Panjang
16 16 16 16.1 16.1 16.1 20 20 - - - -
Ekor (cm)

Berat
216 214 214 215 215 216 234 228 - - - -
badan (gr)
18.6

18.5

18.4
Panjang Badan (cm)

18.3

18.2

18.1

18

17.9

17.8

17.7 Waktu
1 2 3 4 5 6 (Minggu)
Tikus (A) Tikus (B)

Gambar 4. Grafik Rataan Panjang


Badan Tikus
25

20
Panjang Ekor (cm)

15

10

Waktu
0
1 2 3 4 5 6 (Minggu)
Tikus (A) Tikus (B)

Gambar 5. Grafik Rataan


Panjang Ekor Tikus
240

235

230
Berat Badan (gr)

225

220

215

210

205
Waktu
200 (Minggu)
1 2 3 4 5 6
Tikus (A) Tikus (B)

Gambar 5. Grafik Rataan


Berat Badan Tikus
• Usia 4 minggu ( 35-40 gr)
• Usia Dewasa ( 200-250 gr)
BB Tikus

• Normal berkisar 18-20 cm


• Diukur dari hidung hingga
Panjang pangkal ekor
Badan

Mangkoewidjojo 2006
Tabel 3. Sisa Rataan Pakan dan Minum Pada
Mencit
Sisa Pakan Sisa Minum
KODE Waktu
I II III IV V VI I II III IV V VI
Pagi
5 3 4 4 4 5 46 56 62 58 48 52

4M
Sore
4 3 4 4 4 5 54 58 54 48 60 48

Pagi
4 3 4 5 4 4 56 62 58 61 62 58

6M
Sore
4 3 5 4 4 4 51 58 62 54 57 60
10

8
Sisa Pakan(gram)

1
Waktu
0
(Minggu)
1 2 3 4 5 6

Mencit 4M Mencit 6M
Gambar 6. Grafik Rataan Sisa
Pakan Pagi pada Mencit
10
9
8
Sisa Pakan(gram)

7
6
5
4
3
2
1
Waktu
0
1 2 3 4 5 6 (Minggu)
Mencit 4M Mencit 6M

Gambar 7. Grafik Rataan Sisa


Pakan Sore pada Mencit
140

120
Sisa Minum (mL)

100

80

60

40

20
Waktu
0 (Minggu)
1 2 3 4 5 6
Mencit 4M Mencit 6M
Gambar 8. Grafik Rataan Sisa
Minum Pagi pada Mencit
140

120
Sisa Minum (mL)

100

80

60

40

20

0 Waktu
1 2 3 4 5 6 (Minggu)

Mencit 4M Mencit 6M

Gambar 9. Grafik Rataan Sisa


Minum Sore pada Mencit
Tabel 4. Sisa Rataan Pakan Pada Tikus
Sisa Pakan Sisa Minum
KODE Waktu
I II III IV V VI I II III IV V VI
Pagi
9 8 10 8.9 9 10 56 46 52 48 55 53
6T
(A) Sore
9 10 9 9 10 10 46 49 54 53 49 54

Pagi
7.8 7 - - - - 48 51 - - - -
6T
(B) Sore
7.2 7 - - - - 52 50 - - - -
12

10
Sisa Pakan (gram)

Waktu
0
(Minggu)
1 2 3 4 5 6
Tikus 6T (A) Tikus 6T (B)

Gambar 10. Grafik Rataan Sisa


Pakan Pagi pada Tikus
12

10
Sisa Pakan (Gram)

Waktu
0
1 2 3 4 5 5 (Minggu)
Tikus 6T (A) Tikus 6T (B)

Gambar 10. Grafik Rataan Sisa


Pakan Pagi pada Tikus
56

54

52
Sisa Minum (mL)

50

48

46

44

42
Waktu
40
1 2 3 4 5 6
(Minggu)

Tikus 6T (A) Tikus 6T (B)

Gambar 11. Grafik Rataan Sisa


Minum Pagi pada Tikus
56

54
Sisa Minum (mL)

52

50

48

46

44

Waktu
42
(Minggu)
1 2 3 4 5 6
Tikus 6T (A) Tikus 6T (B)

Gambar 11. Grafik Rataan Sisa


Minum Sore pada Tikus
Faktor
• suhu–dan
faktor yang
mempengaruhi
kelembaban
konsumsi
kandangpakan
• kesehatan, kadar
air dalam makanan
• Perbedaan fisiologis
mencit dan tikus Faktor-faktor yang
dalam siklus mempengaruhi minum
kehidupan seperti
pertumbuhan dan • suhu dan
reproduksi kelembaban
kandang,
• Lingkungan dan
aktivitasnya

(Singagerda 2009)
Sekam
padi

Serbuk
gergaji
PEMBERIAN
BEDDING

Potongan
kertas

Kulit
jagung
PENGUKURAN
KETEBALAN
BEDDING
1-1.5 CM

Serbuk Gergaji

Baik dalam penyerapan air


Harga terjangkau
Kerugian :
- Struktur kasar dan tajam
- Dapat melukai hewan
Tabel 5. Data Fisiologis Mencit

Mencit 4M Mencit 6M
Parameter
I II III IV V VI I II III IV V VI
Frekuensi
Nafas
(x/menit) 163 186 178 183 185 184 185 170 172 181 183 184

Frekuensi
Jantung
(x/menit) 198 210 195 197 202 198 201 196 196 201 198 204

Temperatu
r(0C) 36.9 37.1 37.3 37.3 37.2 37.2 37.1 37.2 37.2 37.2 37.2 37.2
190

185
Frekuensi Nafas (x/menit)

180

175

170

165

160

155

150 Waktu
1 2 3 4 5 6 (Minggu)
Mencit 4M Mencit 6M

Gambar 8. Grafik Rataan Frekuensi


Nafas Mencit
215
Frekuensi Jantung (x/menit)
210

205

200

195

190

Waktu
185 (Minggu)
1 2 3 4 5 6
Mencit 4M Mencit 6M

Gambar 9. Grafik Rataan Frekuensi


Jantung Mencit
80

70

60
Temperatur (Oc)

50

40

30

20

10
Waktu
0 (Minggu)
1 2 3 4 5 6
Mencit 4M Mencit 6M

Gambar 10. Grafik Rataan Temperatur


Mencit (Jantan)
MENCIT

Frekuensi nafas : 60-220 kali/ menit


Frekuensi jantung : 190-325 kali/ menit
Suhu : 36.5 – 38oC.

Singagerda (2009)
Tabel 6. Data Fisiologis Pada Tikus

Tikus 6T (A) Tikus 6T (B)


Parameter
I II III IV V VI I II III IV V VI
Frekuensi
Nafas
(x/menit) 104 108 110 112 105 107 125 119 - - - -

Frekuensi
Jantung
(x/menit) 198 210 195 197 202 198 201 196 - - - -

Temperatur
(0C) 36.9 37 37.2 37.2 37.1 37. 37.1 37 - - - -
140
Frekuensi Nafas (x/menit)
120

100

80

60

40

20

0
Waktu
1 2 3 4 5 6 (Minggu)
TIKUS 6T (A) TIKUS 6T (B)

Gambar 8. Grafik Rataan Frekuensi


Nafas Tikus
• Umur
• Stimuli
Faktor • Kerja
frekuensi
nafas

• Stress
Frekuesi • Aktivitas berlebih
Meningkat

• Depresi kepekaan
Frekuensi • Tekanan O2 meningkat
menurun

Widiyono 2001
180

160
Frekuensi Jantung (x/menit)

140

120

100

80

60

40

20
Waktu
0
(Minggu)
1 2 3 4 5 6
Tikus 6T (A) Tikus 6T (B)

Gambar 9. Grafik Rataan Frekuensi


Jantung Tikus
37.25
37.2
37.15
Temperatur (Oc)

37.1
37.05
37
36.95
36.9
36.85
36.8
Waktu
36.75
Minggu 1 Minggu 2 Minggu 3 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 6 (Minggu)
Tikus 6T (A) Tikus 6T (B)

Gambar 12. Grafik Rataan


Temperatur Tikus
-Pemeriksaan dilakukan di
SUHU anus
- Suhu tubuh hewan
tergantung pada
keseimbangan antara cara
yang cenderung menambah
panas dan cara yang
(Widiyono 2001)
cenderung mengurangi
panas
TIKUS

 Frekuensi nafas : 70-115 kali/menit


 Frekuensi jantung : 125-250 kali

 Suhu : 36° C- 40° C

Singagerda (2009)
Estrus Metestrus

Proestrus Diestrus
Siklus
Estrus
PEWARNAAN ULAS VAGINA

Methanol Eosin Methylene


(2-3 detik) (20-30 Blue
detik) (15-30
detik)
FASE ESTRUS

• Perbesaran 40x
• Estrus ditandai dengan sel epitel
berinti dan menanduk (cornifed)
• Berlangsung selama 4-5 hari
PROSES
BREEDING

 Diamati pada saat awal penyatuan


jantan dan betina
 Setelah satu malam vagina plak
diamati
BREEDING : 19 - 25 FEBRUARI 2019
26 – 31 MARET 2019

Hasil breeding tidak terlihat vaginal smear


dan tikus tidak bunting
SIMPULAN

Hasil pemeliharaan hewan laboratorium pada saat


awal pemeliharaan 2 tikus dan 2 mencit, akhir
pemeliharaan hewan berkurang menjadi1 tikus dan 2
mencit. Hasil Breeding yang dilakukan pada tikus 6T (A)
tidak menunjukkan tanda bunting.
DAFTAR PUSTAKA

Harkness,Wagner. 1995. Biology and Medicine of Rabbits and


Rodents. 5th Edition: Colorado, USA. Wiley-Blackwell
.
Mangkoewidjojo. 2006. Hewan laboratorium dalam Penelitian
Biomedik. Yogyakarta (ID): FKH UGM.

Singagerda, Linda Kirana. 2009. Hewan Uji Dalam Eksperimen


Farmakologi. Bandung (ID): ITB press.

Widiono, I. 2001. Diktat kuliah diagnosa klinik. Yogyakarta(ID):


Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah
Mada.