You are on page 1of 11

“Fungsi Vektor dan Kurva Vektor”

Oleh
Dewi Wulandari
Erna
Latar Belakang Matematika merupakan ilmu universal yang
mendasari perkembangan teknologi modern,
Matematika mempunyai peran penting dalam berbagai
disiplin dan memajukan daya pikir manusia.

Menurut Permendiknas Nomor 23 Tahun 2016.


Salah satu indikator keberhasilan peserta didik
Kaitan Matematika
dengan Hasil belajar menguasai matematika dapat dilihat dari hasil
siswa belajar yang diperoleh peserta didik.
proses pembelajaran di kelas masih didominasi oleh
guru, hanya peserta didik yang berkemampuan tinggi
yang fokus dan serius memperhatikan serta ikut
berpartisipasi untuk menyampaikan ide atau pendapat
mereka terhadap materi yang dipelajari, sedangkan
Hasil observasi
peserta didik lainnya cenderung pasif bahkan bercerita
dengan temannya tentang topik yang tidak sesuai
dengan pembelajaran yang disampaikan
Manfaat Fungsi Vektor & Kurva Vektor
Sarana transportasi darat, laut, maupun udara masing-masing memiliki peluang yang
sama untuk terjadinya kecelakaan. Apabila kecelakaan teradi di tengah lautan lepas
tentunya kapal yang mengalami kerusakan harus dibawa ke pelabuhan terdekat untuk
segera diperbaiki. Untuk menarik kapal tersebut dibutuhkan dua buah kapal dengan
dilengkapi kawat baja. Agar kapal dapat sampai ke pelabuhan yan dituju dan posisi kapal
selama perjalanan tetap stabil besar gaya yang dibutuhkan oleh masing-masing kapal
penarik dan sudut yang di bentuk oleh kawat baja harus diperhitungkan dengan cermat.

Dalam Navigasi, vektor berpengaruh besar terhadap keberadaan suatu lokasi ditinjau dari
tempat yang bergerak (kendaraan atau lainnya). Teknologi ini disebut Global Positioning
System atau GPS. Dimana sistem ini memberitahukan lokasi di permukaan bumi
walaupun tempatnya bergerak. Sehingga, suatu kendaraan dapat tahu keberadaannya dan
dimana lokasi tujuannya. Karena itu vektor sangat berperan penting dalam Navigasi
contohnya vector yang digunakan untuk Sistem Navigasi Pesawat Terbang.
Manfaat Fungsi Vektor & Kurva Vektor
Ketika penerjun menjatuhkan diri dari kapal, tempat ia jatuh tidak
tepat di bawah kapal, tetapi jauh melenceng karena adanya dua vektor
gaya yaitu gaya gravitasi dan gaya dorong angin.

Saat perahu menyebrangi sungai, makan kecepatan perahu yang


sebenarnya merupakan kecepatan gerak perahu dan kecepatan air.

Dalam suatu kejadian seorang pemanah menarik anak panah dari busurnya,
sebenarnya arah gerak anak panah merupakan penjumlahan vektor gaya
tarik tali dari kedua unjung busur tersebut
Fungsi
Vektor
𝑥 = 𝐴1 (𝑡)
𝑦 = 𝐴2 (𝑡)
Fungsi adalah suatu aturan𝑧 = 𝐴3 (𝑡)
yang memasangkan Adalah
setiap persamaan
Jika untuk setiap skalar t dikaitkan
elemen didaerah parameternya
asal dengan sehingga : vektor A maka disebut
suatu
kepada sebuah elemen di A adalah fungs vektor dari t, ditulis
daerah hasil. Fungsi vektor A (t). dalam R jika 𝐴 =
adalah fungsi yang daerah (𝐴1 , 𝐴2 , 𝐴3 ) maka 𝐴 𝑡 =
asalnya berupa himpunan 𝐴1 𝑡 𝑖 + 𝐴2 𝑡 𝑗 + 𝐴3 𝑡 𝑘.
𝐴 𝑡 = 𝐴1 𝑡 𝑖 + 𝐴2 𝑡 𝑗 + 𝐴3 𝑡 𝑘
bilangan real dan daerah
= 𝑥 𝑡 𝑖 + 𝑦Jika
𝑡 𝑗 titik
+ 𝑧 𝑡ujung
𝑘 fungsi vektor A (t)
hasilnya berupa himpunan adalah untuk (𝑥, 𝑦, 𝑧) maka:
vektor.
Contoh
Ditentukan fungsi vektor
𝐹 𝑡 = 𝑎 cos 𝑡 𝑖 + 𝑎 sin 𝑡 𝑗 + 𝑏𝑘
𝑎, 𝑏 adalah konstanta dan t adalah parameter. Gambarkanlah grafik
lengkungan pergerakan F (t) dan apa bentuk grafiknya itu.
Ditentukan fungsi vektor
𝐹 𝑡 = 𝑎 cos 𝑡 𝑖 + 𝑎 sin 𝑡 𝑗 + 𝑏𝑘
𝑎, 𝑏 adalah konstanta dan t adalah parameter. Gambarkanlah grafik
lengkungan pergerakan F (t) dan apa bentuk grafiknya itu.
.
B. Kurva Vektor
 Sebuah kurva berarah C dalam sistem koordinat
kartesius, bisa disajikan dalam bentuk fungsi
vektor :
 𝒓 𝒕 = 𝒙 𝒕 ,𝒚 𝒕 ,𝒛 𝒕
 =𝒙 𝒕 𝒊+𝒚 𝒕 𝒋+𝒛 𝒕 𝒌
Penyajian kurva berarah sebagai fungsi vektor :
A. Persamaan Kurva Vektor yang berupa Garis
Lurus
B. Parabola
C. Ellips/Lingkaran
D. Helix Putar
a. Persamaan Kurva Vektor yang berupa Garis Lurus

 Sembarang garis lurus 𝐼 yang melalui titik 𝐴(𝑎1 , 𝑎2 , 𝑎3 ) dalam


ruang bisa disajikan dalam bentuk fungsi vektor :
 𝑟 𝑡 = 𝑥 𝑡 𝑖 + 𝑦 𝑡 𝑗 + 𝑧 𝑡 𝑘, untuk 𝑡 = 0 → 𝑡 = 𝑡
 𝑥 𝑡 = 𝑎1 + 𝑡𝑏1
 dan 𝑦 𝑡 = 𝑎2 + 𝑡𝑏2
 𝑧 𝑡 = 𝑎3 + 𝑡𝑏3

 dengan 𝑎 = 𝑎1 𝑖 + 𝑎2 𝑗 + 𝑎3 𝑘 vektor posisi titik 𝐴(𝑎1 , 𝑎2 , 𝑎3 )


yang terletak pada garis I.
 𝑏 = 𝑏1 𝑖 + 𝑏2 𝑗 + 𝑏3 𝑘 vektor arah garis I
Contoh : Kurva vektor yang berupa suatu garis lurus dalam
bidang, yang melalui titik A(3,2) dengan gradien 1
b. Parabola

Parabola 𝑦 = 𝑥 2 ; −2 ≤ 𝑥 ≤ 2
𝑥 𝑡 = 𝑡(𝑥 = 𝑡)
𝑦 𝑡 = 𝑡 2 (karena 𝑦 = 𝑥 2 )
Sehingga :
𝑟 𝑡 = 𝑡𝑖 + 𝑡 2 𝑗, dengan 𝑡 = −2 → 𝑡 = 2
Contoh; 2. F (t )  (t  4) iˆ  t ˆj ; 0  t  4
c. Lingkaran
Gambarkan grafik fungsi vektor

1. F (t )  3cos t iˆ  2sin t ˆj ; 0  t  2
Persamaan parameternya:
cos2 t + sin2 t =1
x = 3 cos t  x/3 = cos t 2 2
x  y
y = 2 sin t  y/2 = sin t       1 (ellips)
3  2
Arahnya
y
F (0)  3 ˆ
i  (3, 0) 2 C

F( )  2 ˆ j  (0, 2)
2
F ( )  3 ˆ
i  (3, 0) 3
3 -3 x
F ( )  2 ˆ j  (0,  2)
2
F (2 )  3 ˆ
i  (3, 0) -2

10
d. Helix Putar
a. Helix putar kanan
Persamaan helix putar
yang terletak pada silinder
𝑥 2 + 𝑦 2 = 𝑎2
dalam bentuk fungsi vektor
adalah
𝑟 𝑡 =
cos 𝑖 + 𝑎 sin 𝑡 𝑗 + 𝑐 𝑡 𝑘 (𝑐 ≠ 0)
Jika c > 0 → bentuk helix
mengikuti sekrup putar
kanan
b. Helix putar kiri
Jika c < 0 → bentuk helix
mengikuti sekrup putar kiri