You are on page 1of 25

Dosen Pembimbing:

Dr. Ali Sundoro, SpBP-RE(K)

FRAKTUR WAJAH
Disusun oleh:

Anindy Putri Addina

130112170513
DEFINISI

• Trauma pada jaringan lunak dan


trauma yang mengakibatkan
fraktur pada tulang-tulang wajah
• Trauma dapat berupa: kontusio
jaringan, aberasi, luka tusuk,
laserasi, avulsi jaringan
ETIOLOGI
• Perkelahian
• Kecelakaan kendaraan bermotor
• Kecelakaan kerja

Epidemiologi
• > 3 juta / tahun terjadi di Amerika Serikat
• Akibat perkelahian dan kecelakaan kendaraan bermotor
• 25% wanita yang mengalami facial trauma merupakan korban dari
tindakan kekerasan
• 25% dari pasien dengan facial trauma berat berlanjut menjadi PTSD
PATOFISIOLOGI
• Akibat adanya energi yang besar mengenai bagian
wajah
HIGH IMPACT FORCES ( > 50 G)
Supraorbital rim 200 G
Symphisis of the mandible 100 G
Frontal 100 G
Angle of the mandible 70 G
LOW IMPACT FORCES ( ≥ 50 G)
Zygoma 50 G
Nasal bone 30 G
ANATOMI
TIPE FRAKTUR (LETAK)
EMERGENCY MANAGEMENT
AIRWAY CONTROL
Jaga jalur nafas dengan cara :
• Chin lift.
• Jaw thrust.
• Oropharyngeal suctioning.
• Manually move the tongue forward.
• Maintain cervical immobilization
EMERGENCY MANAGEMENT
HEMORRHAGE CONTROL
• Maxillofacial bleeding:
• Direct pressure.
• Avoid blind clamping in wounds.
• Nasal bleeding:
• Direct pressure.
• Anterior and posterior packing.
• Pharyngeal bleeding:
• Packing of the pharynx around ET tube.
TIPE FRAKTUR
#1 FRAKTUR NASAL
• Nasal fracture
• Paling sering terjadi pada fraktur wajah
• Dapat menyebabkan cedera pada area
tulang sekitar nasal

Tanyakan kepada pasien :


• Apakah sebelumnya pernah mengalami
patah hidung?
• Bagaimana kondisi hidung mu sekarang?
• Apakah ada kesulitan bernafas?

Temuan klinis :
• Deformitas nasal
• Edema dan nyeri tekan
• Epistaksis*
• Krepitus dan mobilitas
*ketika ditemukan rhinorrhea terdapat
kecurigaan adanya luka lain (tulang etmoid)
TIPE FRAKTUR
#1 FRAKTUR NASAL

• Diagnosis:
• History and physical exam.
• Lateral or Waters view to
confirm your diagnosis.
TIPE FRAKTUR
#1 FRAKTUR NASAL

Tata laksana:
• Kontrol epistaxis.
• Drain septal hematomas.
• Rujuk ke THT
TIPE FRAKTUR
#2 FRAKTUR ZIGOMATIK

2 Komponen zigomatikum :
- Zygomatic arch
- Zygomatic body
2 Tipe fraktur yang paling sering
terjadi :
• Arch fracture
• Tripod fracture
TIPE FRAKTUR
#2 FRAKTUR ZIGOMATIK
ZYGOMA ARCH FRACTURE

KU : Nyeri ketika membuka mulut


PF :
• Tulang yang mengalami defek dapat
terpalpasi pada bagian zygomatic arch
• Area pipi mengalami depresi dengan
nyeri tekan positif
• Nyeri ketika digerakkan
• Pergerakkan area mandibular terbatas
TIPE FRAKTUR
#2 FRAKTUR ZIGOMATIK
ZYGOMA ARCH FRACTURE
• Rontgen
• Submental view
(bucket handle view)

• Tatalaksana:
• Konsul bedah
maksilofasial
• Berikan es dan
analgesik
TIPE FRAKTUR
#2 FRAKTUR ZIGOMATIK
ZYGOMA TRIPOD FRACTURE

Terdiri dari:
• Zygomatic arch
• Zygomaticofrontal suture
• Inferior orbital rim and floor
TIPE FRAKTUR
#2 FRAKTUR ZIGOMATIK
ZYGOMA TRIPOD FRACTURE

Temuan klinis :
• Edema periorbital + ekimosis
• Hypesthesia pada saraf infraorbital
• Terdapat fluktuasi ketika dipalpasi
TIPE FRAKTUR
#2 FRAKTUR ZIGOMATIK
ZYGOMA TRIPOD FRACTURE
Tatalaksana
• Es + analgesic
• Dekongestan
• Antibiotik broad spectrum
TIPE FRAKTUR
#3 FRAKTUR MAKSILA

• Maxillary fracture (Le Fort I, II, III)


LEFORT 1

Definisi :
Fraktur horizontal pada area maksila
selevel dengan nasal fossa
Temuan klinis :
• Fasial edema
• Malloclusion pada area gigi
• Area maksila bergeser sedangkan
area hidung tetap lurus
LEFORT II
• Definisi
• Pyramidal fracture
• Maxilla
• Nasal bones
• Medial aspect of the orbits

Clinical findings:
Marked facial edema
Nasal flattening
Traumatic telecanthus
Epistaxis or CSF rhinorrhea
Movement of the upper jaw and the nose
LEFORT III
• Definition:
• Fractures through:
• Maxilla
• Zygoma
• Nasal bones
• Ethmoid bones
• Base of the skull

Temuan klinis:
Dish faced deformity
Epistaxis and CSF rhinorrhea
Motion of the maxilla, nasal bones
and zygoma
Severe airway obstruction
TIPE FRAKTUR
#3 FRAKTUR MAKSILA

Tata laksana :
• Jaga jalur nafas
• Kontrol pendarahan
• Head up 40-60 derajat
• Berikan profilaksis untuk mencegah meningitis
atau abses otak
TIPE FRAKTUR
#4 FRAKTUR MANDIBULA
• Mandibular fracture
Temuan klinis :
• Nyeri area mandibular.
• Malocclusion of the teeth
• Separation of teeth with intraoral
bleeding
• Tidak dapat membuka mulut
• Nyeri area preaurikular ketika
menggigit
• Positive tongue blade test.
TIPE FRAKTUR
#4 FRAKTUR MANDIBULA

• Rontgen : panoramic
• Tata laksana :
• Analgesik
• Diet lembut
• Konsul bedah mulut
• Berikan profilaksis
antibiotik
TERIMA KASIH